<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>:: Mujie on the Net ::</title>
	<atom:link href="http://mujie.blog.niwakarya.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mujie.blog.niwakarya.com</link>
	<description>ngeBlog?</description>
	<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 01:02:46 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Wildcard Domain di cPanel / WHM</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/12/22/wildcard-domain-di-cpanel-whm.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/12/22/wildcard-domain-di-cpanel-whm.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 00:55:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<category><![CDATA[Cpanel]]></category>

		<category><![CDATA[WHM]]></category>

		<category><![CDATA[Wildcard DNS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Ingin menginstall MU-WP (Multiuser Wordpress) di hosting yang menggunakan cPanel atau WHM, namun tidak punya akses ssh/telnet atau DNS Zone editor untuk menambahkan tanda bintang/asterix/wildcard domain didalamnya ?
Simak dulu solusi dari David Grega, Sales Support di cPanel.
&#8220;cPanel/WHM now natively supports wildcard subdomains. If you are using the x3 theme, simply go to add a subdomain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft alignnone size-full wp-image-126" style="float: left;" title="cpanel_logo" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/12/cpanel_logo.gif" alt="" width="119" height="120" />Ingin menginstall MU-WP (Multiuser Wordpress) di hosting yang menggunakan cPanel atau WHM, namun tidak punya akses ssh/telnet atau DNS Zone editor untuk menambahkan tanda bintang/asterix/wildcard domain didalamnya ?</p>
<p style="text-align: justify;">Simak dulu solusi dari David Grega, Sales Support di cPanel.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>&#8220;cPanel/WHM now natively supports wildcard subdomains. If you are using the x3 theme, simply go to add a subdomain as you normally would. However, instead of typing a name for your subdomain, simply type *</strong></em></p>
<p><strong><em>This will not work on older themes such as x and x2.&#8221;</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-125"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Yang artinya Anda bisa menggunakan atau menambahkan tanda bintang/asterix/wildcard di belakang domain atau di belakang subdomain Anda, yang nantinya bisa Anda arahkan ke subdirectory dibawah directory public. Dan Anda tidak perlu akses ssh/telnet ataupun vhost/httpd/apache editor. Asalkan menggunakan x3 themes di cPanel/WHM Anda. Jika belum, mintalah kepada support webhosting Anda berada.</p>
<p>Contoh wildcard : *.domain.com *.sub.domain.com</p>
<p>Semoga sukses.</p>
<p>Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<p><a href="http://www.cpanelconfig.com/how-to/setting-up-wildcard-dns-subdomains-on-cpanel/" target="_blank">http://www.cpanelconfig.com/how-to/setting-up-wildcard-dns-subdomains-on-cpanel/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/12/22/wildcard-domain-di-cpanel-whm.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Monitoring Traffic Bandwidth dan Device</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/12/06/aplikasi-monitoring-traffic-bandwidth-dan-device.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/12/06/aplikasi-monitoring-traffic-bandwidth-dan-device.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 14:30:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<category><![CDATA[bandwidth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Pusing memonitor penggunaan bandwith di jaringan kantor? Anda tidak sendiri, terkadang saya pun dulu sempat mengalami hal demikian. Tapi setelah menerapkan monitoring, akhirnya dengan mudah saya dapat memonitor dan menjadi tahu, misalnya komputer mana yang mengalami gangguan spyware yang selalu mengupdate dirinya sendiri secara terus menerus, atau nakalnya rekan sekantor dalam penggunaaan bandwith (tidak mesti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-full wp-image-124" style="float: right;" title="icon_bandwidth" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/12/icon_bandwidth.gif" alt="" width="83" height="50" />Pusing memonitor penggunaan bandwith di jaringan kantor? Anda tidak sendiri, terkadang saya pun dulu sempat mengalami hal demikian. Tapi setelah menerapkan monitoring, akhirnya dengan mudah saya dapat memonitor dan menjadi tahu, misalnya komputer mana yang mengalami gangguan spyware yang selalu mengupdate dirinya sendiri secara terus menerus, atau nakalnya rekan sekantor dalam penggunaaan bandwith (tidak mesti bandwith internet), misalnya penggunaan spool printer request secara berlebihan yang mengakibatkan jaringan menjadi penuh. Namun tidak terbatas itu saja, Anda juga bisa mengontrol dan memonitor penggunaan load device di jaringan, asalkan support SNMP protokol.</p>
<p><span id="more-118"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut aplikasi monitoring jaringan berbasis web base yang dapat Anda pasang di komputer utama, komputer gateway jaringan, atau dari salah satu komputer khusus monitoring. Masing-masing dari aplikasi tersebut menggunakan <a href="http://oss.oetiker.ch/rrdtool/" target="_blank">rrdtool</a> untuk menampilkan graphis, kecuali BandwitdthD<img src="file:///C:/DOCUME~1/ANAKJA~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><img src="file:///C:/DOCUME~1/ANAKJA~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" />.</p>
<p><strong>BandwitdthD :</strong> <a href="http://bandwidthd.sourceforge.net/" target="_blank">http://bandwidthd.sourceforge.net/</a></p>
<p><img class="alignnone size-full" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/12/bandwitdhd.jpg" alt="" width="300" height="213" /></p>
<p><strong>Cacti :</strong> <a href="http://www.cacti.net/" target="_blank">http://www.cacti.net/</a></p>
<p><img class="alignnone size-full" title="cacti" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/12/cacti.jpg" alt="" width="288" height="256" /></p>
<p><strong>Centreon :</strong> <a href="http://www.centreon.com/" target="_blank">http://www.centreon.com/</a></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-122" title="Centreon" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/12/oreondatastorage_graphsbyhosts.png" alt="" width="300" height="204" /></p>
<p><strong>Observer :</strong> <a href="http://www.project-observer.org" target="_blank">http://www.project-observer.org</a></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-123" title="observer" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/12/observer.png" alt="" width="300" height="207" /></p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata tidak itu saja, monitoring device dapat dilakukan seperti pada monitoring temperatur Thermostat di Indoor / Outdoor yang bisa Anda lihat di <a href="http://www.anders.com/projects/thermostat-graph/" target="_blank">http://www.anders.com/projects/thermostat-graph/</a> menggunakan rrdtool.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://oss.oetiker.ch/rrdtool/rrdworld/index.en.html" target="_blank">http://oss.oetiker.ch/rrdtool/rrdworld/index.en.html</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/12/06/aplikasi-monitoring-traffic-bandwidth-dan-device.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>DIMP : Horde IMP Webmail berbasis PHP plus AJAX</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/25/dimp-horde-imp-webmail-berbasis-php-plus-ajax.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/25/dimp-horde-imp-webmail-berbasis-php-plus-ajax.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 13:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<category><![CDATA[ajax]]></category>

		<category><![CDATA[dimp]]></category>

		<category><![CDATA[horde]]></category>

		<category><![CDATA[roundcube]]></category>

		<category><![CDATA[webmail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menjadi developer IMP, webmail berbasis PHP selama 8 tahun lebih, Horde bekerja sama dengan  Portugal Telecom&#8217;s SAPO division melepaskan ke publik versi terbaru DIMP (Dynamic IMP) dengan kode DIMP H3. DIMP adalah aplikasi PHP webmail yang dikawinkan dengan AJAX. Ketika Anda menjalankannya pertama kali dengan Silver themes, mungkin sekilas tampak &#8220;seperti&#8221; Yahoo! Mail [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah menjadi developer IMP, webmail berbasis PHP selama 8 tahun lebih, <a href="http://www.horde.org" target="_blank">Horde</a> bekerja sama dengan  <a href="http://softwarelivre.sapo.pt/" target="_blank">Portugal Telecom&#8217;s SAPO division</a> melepaskan ke publik versi terbaru <a href="http://www.horde.org/dimp/" target="_blank">DIMP</a> (Dynamic IMP) dengan kode DIMP H3. DIMP adalah aplikasi PHP webmail yang dikawinkan dengan AJAX. Ketika Anda menjalankannya pertama kali dengan Silver themes, mungkin sekilas tampak &#8220;seperti&#8221; Yahoo! Mail Beta.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut tampilan dari DIMP dengan Silver themes.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-117 aligncenter" title="Dimp" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/344.png" alt="" width="400" height="239" /></p>
<p style="text-align: center;">DIMP (Dynamic IMP)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-116"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun Roundcube webmail juga sama-sama berbasis AJAX, apa salahnya untuk mencoba DIMP sebagai webmail kantor Anda agar tetap betah ber-email ria. Namun tetap harus diingat, untuk instalasi DIMP tetap memerlukan Horde Framework versi 3.2+ dan IMP versi 4.2+.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.horde.org/dimp/" target="_blank">http://www.horde.org/dimp/</a></li>
<li><a href="http://roundcube.net/" target="_blank">http://roundcube.net/</a></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/25/dimp-horde-imp-webmail-berbasis-php-plus-ajax.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Free Social Network Script</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/11/aplikasi-free-social-network-script.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/11/aplikasi-free-social-network-script.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 04:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<category><![CDATA[dolphin]]></category>

		<category><![CDATA[elgg]]></category>

		<category><![CDATA[phpizabi]]></category>

		<category><![CDATA[pligg]]></category>

		<category><![CDATA[social network]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Tidak dapat dipungkiri lagi, sebagai seorang penulis lepas di internet, baik itu sebagai novelis, blogger, wartawan atau apapun profesinya, tentu ingin artikel atau tulisan yang  diterbitkan dapat dibaca dan dinikmati oleh semua orang yang terhubung ke dunia maya. Salah satu media dan fasilitas untuk memperkenalkan dan menjalin sebuah komunitas pembaca atau pertemanan, tidak akan terlepas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright" style="margin-right: 10px;margin-left: 10px;float: right" title="Social Network" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/social-network.jpg" alt="" width="100" height="67" />Tidak dapat dipungkiri lagi, sebagai seorang penulis lepas di internet, baik itu sebagai novelis, blogger, wartawan atau apapun profesinya, tentu ingin artikel atau tulisan yang  diterbitkan dapat dibaca dan dinikmati oleh semua orang yang terhubung ke dunia maya. Salah satu media dan fasilitas untuk memperkenalkan dan menjalin sebuah komunitas pembaca atau pertemanan, tidak akan terlepas dari sebuah metode bernama social networking (jaringan sosial, bukan sosialis). Walaupun secara perlahan, tujuan awal social networking adalah untuk menjalin pertemanan, bergeser dan berubah menjadi ajang ingin menjadi terkenal dan dikenal.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari tahun ke tahun, ada saja tumbuh fasilitas dan media baru penyedia social networking. Katakanlah seperti Digg, Friendster, Facebook, Twitter dan masih banyak lagi yang bertujuan untuk menjalin jaringan pertemanan tanpa dibatasi oleh tempat dan ruang secara fisik. Dari sekian banyak penyedia social networking, ada yang sebagian menghilang begitu saja, adapula yang sukses, tergantung dari pengelolaannya baik secara teknikal maupun manajemen (pemasaran/promosi, keuangan, legalitas, bussiness intelegent).</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-108"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Anda, mungkin termasuk saya yang tertarik dalam bidang ini, tentu ingin sekali mempelajari bagaimana sebuah sistem social networking itu dibangun dan bagaimana cara kerjanya. Salah satu alat  sarana untuk menuju kesana diantaranya adalah dukungan aplikasi. Berikut, beberapa aplikasi gratis pendukung, hasil dari pilihan saya di internet.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><strong>Dolphin :</strong> <a href="http://www.boonex.com/products/dolphin/" target="_blank">http://www.boonex.com/products/dolphin/</a></p>
<p><img title="dolphin" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/dolphin.png" alt="" width="300" height="245" /></p>
<p><strong>Elgg :</strong> <a href="http://elgg.org/" target="_blank">http://elgg.org/</a></p>
<p><img title="elgg" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/elgg.png" alt="" width="300" height="249" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p><strong>Pligg :</strong> <a href="http://www.pligg.com/" target="_blank">http://www.pligg.com/</a></p>
<p><img title="pligg" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/pligg.png" alt="" width="300" height="198" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p><strong>PHPizabi :</strong> <a href="http://www.phpizabi.net/" target="_blank">http://www.phpizabi.net/</a></p>
<p><img title="phpizabi" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/phpizabi.png" alt="" width="300" height="219" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p>Menarik bukan? Selamat bersosial masyarakat di dunia maya kawan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/11/aplikasi-free-social-network-script.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>LMMS : Aplikasi Pengolah Musik Gratis ala FL Studio®</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/multimedia/2008/11/10/lmms-aplikasi-pengolah-musik-gratis-ala-fl-studio.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/multimedia/2008/11/10/lmms-aplikasi-pengolah-musik-gratis-ala-fl-studio.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 02:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Multimedia]]></category>

		<category><![CDATA[FL Alternative]]></category>

		<category><![CDATA[LMMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Anda suka musik? Atau suka mengolah musik dan lagu menggunakan aplikasi yang berjalan di atas PC? Tentu sangat mengasyikan, apalagi jika lagu tersebut dapat kita perdengarkan kepada rekan-rekan kita.
Anda sama dengan saya, kita sama-sama menyukai pengolahan nada dan musik hingga dapat menjadi sebuah lagu. Nah, mungkin Anda selama ini menggunakan aplikasi Fruity Loops® diatas MS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" style="margin-left: 10px;margin-right: 10px;float: left" title="lmms_logo" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/lmms_logo.png" alt="" width="100" height="99" />Anda suka musik? Atau suka mengolah musik dan lagu menggunakan aplikasi yang berjalan di atas PC? Tentu sangat mengasyikan, apalagi jika lagu tersebut dapat kita perdengarkan kepada rekan-rekan kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda sama dengan saya, kita sama-sama menyukai pengolahan nada dan musik hingga dapat menjadi sebuah lagu. Nah, mungkin Anda selama ini menggunakan aplikasi Fruity Loops® diatas MS Windows. Dari hasil saya berkeliling di internet, akhirnya saya mendapatkan pengganti alternatifnya, yaitu LMMS atau Linux Multimedia Studio, yaitu aplikasi gratis cross-platform seperti like FL Studio®, dimana aplikasi tersebut  dapat berjalan diatas Windows atau Linux.</p>
<p><span id="more-107"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa mau berlama-lama, saya pun meng-unduh/mendownload LMMS. Setelah utak-atik sebentar, akhirnya aplikasi LMMS pun dapat berjalan dengan baik dan langsung saya coba. Dan hasilnya memang terdapat kekurangan, namun tidak terlalu fatal. Seperti pada piano roll yang belum mendukung pergantian ke posisi not balok, hanya papan tuts saja. Lalu bunyi synthizer yang rada kurang pas di telinga saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai sejauh ini, LMMS saya rasa mempunyai masa depan yang bagus, karena sudah mendukung MIDI, import file Fruity Loops (.flp), VST dan VSTi. Ketika saya mencobanya, LMMS sendiri baru mencapai versi 0.4, jauh berbeda dengan FL Studio yang sudah mencapai versi 8 keatas.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lmms.sourceforge.net/" target="_blank">http://lmms.sourceforge.net/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/multimedia/2008/11/10/lmms-aplikasi-pengolah-musik-gratis-ala-fl-studio.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Creative Melepaskan Kode Driver Sound Blaster ke Publik</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/11/08/creative-melepaskan-kode-driver-sound-blaster-ke-publik.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/11/08/creative-melepaskan-kode-driver-sound-blaster-ke-publik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 07:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Creative]]></category>

		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<category><![CDATA[Xfi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama, Creative Labs, salah satu produsen kartu suara terbaik dunia, akhirnya melepas secara penuh kode pembangun (source code) driver kartu suara SoundBlaster X-Fi untuk Linux ke publik. Kode pembangun tersebut dilepas dibawah lisensi GPL 2, dimana driver X-Fi dan driver X-Fi Titanium 32bit/64bit akan menggantikan driver X-Fi sebelumnya sebagai kode objek di 64-bit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft alignnone size-full wp-image-106" style="float: left; margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="Xfi Linux" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/xfi-linux.png" alt="" width="150" height="89" />Setelah sekian lama, Creative Labs, salah satu produsen kartu suara terbaik dunia, akhirnya melepas secara penuh kode pembangun (source code) driver kartu suara SoundBlaster X-Fi untuk Linux ke publik. Kode pembangun tersebut dilepas dibawah lisensi GPL 2, dimana driver X-Fi dan driver X-Fi Titanium 32bit/64bit akan menggantikan driver X-Fi sebelumnya sebagai kode objek di 64-bit Linux kernels.</p>
<p style="text-align: justify;">X-Fi sendiri berasal dari singkatan &#8220;Extreme Fidelity&#8221;, dan diluncurkan untuk pertama kali pada Agustus 2005, dan terbagi atas 5 varian : XtremeMusic, Platinum, Fatal1ty FPS, XtremeGamer dan Elite Pro.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-105"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, setelah driver tersebut dilepas ke publik, sampai kini telah di uji coba ke X-Fi model :</p>
<ul>
<li>X-Fi Titanium Fatal1ty Champion Series</li>
<li>X-Fi Titanium Fatal1ty Professional Series</li>
<li>X-Fi Titanium Professional Audio</li>
<li>X-Fi Titanium</li>
<li>X-Fi Elite Pro</li>
<li>X-Fi Platinum</li>
<li>X-Fi Fatal1ty</li>
<li>X-Fi XtremeGamer</li>
<li>X-Fi XtremeMusic</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dan syukurnya, driver tersebut dapat bekerjasama dengan ALSA (advanced Linux sound architecture), mendukung PCM playback, merekam suara, dan mixing dengan asound API. Hanya saja belum mendapat dukungan untuk &#8220;External I/O module&#8221;. Dan tentu saja, masih terdapat beberapa sedikit &#8220;bug&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Kode Creative&#8217;s Sound Blaster X-Fi dan X-Fi Titanium 32bit/64bit driver untuk Linux bisa dilihat di :<br />
<a href="http://forums.creative.com/creativelabs/board/message?board.id=soundblaster&amp;thread.id=132288" target="_blank">http://forums.creative.com/creativelabs/board/message?board.id=soundblaster&amp;thread.id=132288</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.desktoplinux.com/news/NS7053469017.html" target="_blank">http://www.desktoplinux.com/news/NS7053469017.html</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/X-Fi" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/X-Fi</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/11/08/creative-melepaskan-kode-driver-sound-blaster-ke-publik.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Pemograman dan Script di Web</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/pemograman/2008/11/07/bahasa-pemograman-dan-script-di-web.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/pemograman/2008/11/07/bahasa-pemograman-dan-script-di-web.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 06:58:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pemograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya tidak akan lengkap jika selama ini kita hanya sebagai pengguna web saja tanpa mengetahui apa-apa saja sebenarnya kode pembangun sebuah web di internet. Berikut adalah hasil rangkuman  beberapa bahasa pemograman pembangun web dari berbagai sumber.
HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-full wp-image-104" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px; float: right;" title="www" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/www.jpg" alt="" width="139" height="51" />Rasanya tidak akan lengkap jika selama ini kita hanya sebagai pengguna web saja tanpa mengetahui apa-apa saja sebenarnya kode pembangun sebuah web di internet. Berikut adalah hasil rangkuman  beberapa bahasa pemograman pembangun web dari berbagai sumber.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HTML</strong><br />
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser. HTML terdiri dari kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Isi dokumen HTML tersebut mirip dengan dokumen teks biasa, hanya dalam dokumen ini sebuah teks bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode atau lebih dikenal dengan TAG tertentu. File HTML berekstensi .htm atau .html.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-103"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PHP</strong><br />
Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa script pemograman interpreter (tanpa perlu kompilasi) yang diproses secara dinamis dan cepat untuk ditampilkan di web browser. Kebanyakan sintaks PHP dipinjam dari bahasa C, Java dan Perl dengan beberapa kelebihan didalamnya. Untuk menjalankan PHP diperlukan sebuah webserver yang dilengkapi dengan PHP engine. File PHP biasanya berekstensi .php.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>JSP</strong><br />
JavaServer Pages (JSP) adalah bahasa pemograman berbasis teknologi Java. Seperti bahasa scripting lainnya, JSP juga memproses kode secara interpreter secara cepat. Namun JSP juga dapat dikompilasi menggunakan Java compiler. Teknologi JSP mengijinkan programmer untuk menambahkan kode Java kedalamnya. Untuk menjalankan JSP diperlukan Java Servlets. File JavaServer Pages berekstensi .jsp.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>XHTML</strong><br />
Extensible Hypertext Markup Language (XHTML) adalah bahasa pemograman web yang memuat sintaks HTML sekaligus memuat juga sintaks XML. Untuk menjalankan XHTML yang diperlukan adalah sebuah webserver yang mendukung XML module.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>ASP</strong><br />
Active Server Pages (ASP) -semula bernama dbWeb, dan dibuat oleh Aspect Software Engineering- adalah bahasa pemograman web yang dikhususkan berjalan diatas Microsoft Windows yang telah terpasang Internet Information Services (IIS) Server. Kebanyakan halaman ASP ditulis dalam bahasa VBScript dan  berekstensi .asp. Pengembangan dari ASP adalah ASP.NET yang biasanya menggunakan ekstensi .aspx.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>CFML</strong><br />
ColdFusion Markup Language (CFML) adalah bahasa script seperti ASP dan PHP yang berjalan diatas ColdFusion server. ColdFusion juga menyertakan CFScript, yaitu sebuah pemograman seperti JavaScript dan ActionScript. ColdFusion dibuat pertama kali oleh Allaire Corporation menggunakan Microsoft Visual C++ yang kemudian diakuisisi oleh Macromedia. Dan terakhir Macromedia pun diakuisi oleh Adobe Systems. ColdFusion berekstensi .cfm atau .cfml.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ruby</strong><br />
Ruby adalah sebuah bahasa pemograman web dimana si pembuat awal -Yukihiro Matsumoto- menginginkan sebuah bahasa pemograman baru yang lebih canggih dari Perl dan lebih berorientasi objek dibandingkan Python.Beberapa varian Ruby diantaranya adalah Rubinius, Ruby.NET, XRuby, YARV, dan MagLev.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>JavaScript</strong><br />
JavaScript adalah bahasa pemograman web bergaya sintaks bahasa C yang biasanya dijalankan bersama-sama dengan bahasa HTML dan mengakses properti Document Object Model (DOM) atau sebagai fungsi eksternal. JavaScript awalnya dibuat oleh Brendan Eich di Netscape dengan nama Mocha, dimana kemudia diberi nama LiveScript, dan akhirnya diberi nama JavaScript setelah ada perjanjian bisnis antara Netscape dan Sun sebagai pertukaran antara Netscape browser yang menyertakan Sun Java runtime. File JavaScript eksternal biasanya berekstensi .js.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Untuk selengkapnya Anda silahkan kunjungi :</p>
<ul>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hypertext_markup_language" target="_blank">http://id.wikipedia.org/wiki/Hypertext_markup_language</a></li>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Php">http://id.wikipedia.org/wiki/Php</a></li>
<li><a href="http://id2.php.net/manual/en/faq.general.php" target="_blank">http://id2.php.net/manual/en/faq.general.php</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/JavaServer_Pages" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/JavaServer_Pages</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/XML" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/XML</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Active_Server_Pages" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Active_Server_Pages</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/ColdFusion" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/ColdFusion</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ruby_(programming_language)" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Ruby_(programming_language)</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Javascript" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Javascript</a></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/pemograman/2008/11/07/bahasa-pemograman-dan-script-di-web.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Banyak Sidebar di Wordpress</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/03/membuat-banyak-sidebar-di-wordpress.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/03/membuat-banyak-sidebar-di-wordpress.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 14:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<category><![CDATA[Sidebar]]></category>

		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[
Contoh banyaknya sidebar dari blog saya
Berapa banyak sidebar untuk meletakkan widget di template Worpress Anda ? 1,2 atau 3 sidebar saja ? Atau Anda sebenarnya menginginkan sebuah widget tertentu yang hanya tampil di bagian footer saja. Jika Anda menginginkan sidebar dengan letak dan posisi yang tidak terbatas, sebaiknya Anda perhatikan artikel yang saya tulis berikut. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-102" title="banyak-sidebar" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/banyak-sidebar.jpg" alt="Banyak Sidebar" width="268" height="198" /></p>
<p style="text-align: center;">Contoh banyaknya sidebar dari blog saya</p>
<p style="text-align: justify;">Berapa banyak sidebar untuk meletakkan widget di template Worpress Anda ? 1,2 atau 3 sidebar saja ? Atau Anda sebenarnya menginginkan sebuah widget tertentu yang hanya tampil di bagian footer saja. Jika Anda menginginkan sidebar dengan letak dan posisi yang tidak terbatas, sebaiknya Anda perhatikan artikel yang saya tulis berikut. Sebelumnya saya sarankan, setidaknya Anda sudah mengetahui dasar-dasar pemograman bahasa PHP, HTML dan cara mengedit template Wordpress.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, Anda harus tahu, dimana Anda ingin meletakkan widget tersebut didalam sebuah template Wordpress. Kedua, Anda harus menentukan berapa banyak widget yang ingin Anda tampilkan. Ketiga, Anda harus mengenali fungsi dan tujuan widget yang ingin Anda pasang.  Keempat, Anda harus memberi nama sidebar berbeda dan tidak boleh sama dengan sidebar lainnya. Kelima atau yang terakhir, Anda harus mempunyai backup atau cadangan template yang akan di edit.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-101"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang misalnya Anda menginginkan meletakkan sidebar yang di footer. Silahkan Anda buka file footer.php atau apalah namanya dari folder template Wordpress Anda. Masukkan kode berikut di dalam template Wordpress Anda dengan nama sidebar &#8220;sdBawah&#8221; lalu simpan.</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="php php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #000000; font-weight: bold;">&lt;?php</span> <span style="color: #b1b100;">if</span> <span style="color: #009900;">&#40;</span> <span style="color: #339933;">!</span><span style="color: #990000;">function_exists</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="">'dynamic_sidebar'</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> || <span style="color: #339933;">!</span>dynamic_sidebar<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="">'sdBawah'</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> <span style="color: #009900;">&#41;</span> <span style="color: #339933;">:</span> <span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span>
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">&lt;?php</span> <span style="color: #b1b100;">endif</span>; <span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></div></div>

<p style="text-align: justify;">Kemudian, buka file function.php dari folder template Wordpress Anda, dan isikan kode berikut lalu simpan.</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="php php" style="font-family:monospace;">register_sidebar<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #990000;">array</span><span style="color: #009900;">&#40;</span>
	<span style="">'name'</span><span style="color: #339933;">=&gt;</span><span style="">'sdBawah'</span><span style="color: #339933;">,</span>
    	<span style="">'before_widget'</span> <span style="color: #339933;">=&gt;</span> <span style="">'&lt;div id=&quot;%1$s&quot; class=&quot;widget %2$s&quot;&gt;'</span><span style="color: #339933;">,</span>
    	<span style="">'after_widget'</span> <span style="color: #339933;">=&gt;</span> <span style="">'&lt;/div&gt;'</span><span style="color: #339933;">,</span>
    	<span style="">'before_title'</span> <span style="color: #339933;">=&gt;</span> <span style="">'&lt;h3 class=&quot;judulWidget&quot;&gt;'</span><span style="color: #339933;">,</span>
    	<span style="">'after_title'</span> <span style="color: #339933;">=&gt;</span> <span style="">'&lt;/h3&gt;'</span><span style="color: #339933;">,</span>
<span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span>;</pre></div></div>

<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, silahkan Anda buka dari Admin panel, klik Design -&gt; Widgets. Klik menu dropdown disisi sebelah kanan (Current Widgets). Apa yang Anda lihat? Ternyata Anda mendapatkan tambahan sidebar baru yang siap Anda pasangkan widget kedalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/11/03/membuat-banyak-sidebar-di-wordpress.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nokia : Dari Perusahaan Pulp menuju Dunia</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/tokoh/2008/11/03/nokia-dari-perusahaan-pulp-menuju-dunia.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/tokoh/2008/11/03/nokia-dari-perusahaan-pulp-menuju-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 13:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini tidak semua orang tahu kalau Nokia -produsen telpon genggam atau ponsel- awalnya adalah sebuah perusahaan pengolahan kayu di Finlandia.

Logo Nokia dari waktu ke waktu
Pada tahun 1865 Fredrik Idestam mendirikan sebuah pabrik pengolahan kertas atau pulp di sebelah barat daya  Finlandia, Tampere, sebuah kota yang di apit oleh 2 buah danau : Näsijärvi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Selama ini tidak semua orang tahu kalau Nokia -produsen telpon genggam atau ponsel- awalnya adalah sebuah perusahaan pengolahan kayu di Finlandia.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-100" title="nokia-logo-history" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/11/nokia-logo-history.jpg" alt="Nokia Logo History" width="300" height="188" /></p>
<p style="text-align: center;">Logo Nokia dari waktu ke waktu</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1865 <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fredrik_Idestam" target="_blank">Fredrik Idestam</a> mendirikan sebuah pabrik pengolahan kertas atau pulp di sebelah barat daya  Finlandia, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tampere" target="_blank">Tampere</a>, sebuah kota yang di apit oleh 2 buah danau : <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/N%C3%A4sij%C3%A4rvi" target="_blank">Näsijärvi</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pyh%C3%A4j%C3%A4rvi_(Tampere_region)" target="_blank">Pyhäjärvi</a>. Tak lama kemudian <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Leo_Mechelin">Leo Mechelin</a> bergabung, dimana akhirnya seorang teknisi pertambangan sekaligus pebisnis dan seorang profesor sekaligus politikus di Finlandia secara bersama-sama mendirikan Nokia. Nokia sendiri diambil dari sebuah nama sungai, Nokianvirta -sebuah bahasa kuno Finlandia- yang artinya adalah seekor binatang mirip tupai yang berasal dari lokal, berwarna hitam dan berbulu lembut, yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pine_marten" target="_blank">Pine Marten</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-99"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Selama perjalanannya, Mechelin menginginkan agar Nokia berekspansi ke bisnis kelistrikan, namun Idestam bersikeras untuk tetap menjadikan perusahaan sebagai pengolah pulp saja. Namun akhirnya Mechelin dapat meyakinkan Idestam sehingga perusahaan terbagi atas 2 divisi, yaitu perusahaan pengolahan pulp dan pabrik kabel. Mechelin sendiri dengan sukses memimpin divisi baru tersebut selama 16 tahun, yaitu pada tahun 1898 hingga tahun 1914.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun semuanya mulai berubah ketika pada Perang Dunia I (1914 - 1918) dan Perang Dunia II (1939 - 1945) meletus, pelan tapi pasti perusahaan Nokia mulai terseok-seok. Hingga akhirnya pada abad ke 20, ketika sebuah perusahaan pengolah karet didirikan dan mengakuisisi ke 2 divisi tersebut dan menjadikan ke 3 perusahaan sebagai Nokia Corporation pada tahun 1967, maka di mulailah sebuah era baru. Walaupun, sebelum di akuisisi, perusahaan Nokia yang lama tersebut telah memproduksi peralatan telekomunikasi radio VHF mulai tahun 1964 bersama-sama dengan Salora Oy (sebelumnya bernama Radioshop Nordell &amp; Koskinen).</p>
<p style="text-align: justify;">Antara tahun 1983-1984, Nokia Corporation mengakuisisi 100% Salora Oy dan mengganti divisi telekomunikasi Nokia dengan nama Nokia-Mobira Oy. Dan pada tahun 1984, telepon bergerak pertama didunia di luncurkan, dengan nama The Mobira Talkman. Dilanjutkan pada tahun 1987, dengan peluncuran telepon genggam pertama didunia diluncurkan, yang diberi nama Mobira Cityman 900.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya sejarah telepon bergerak tidak berhenti disitu saja. Pada tahun 1988, Jorma Nieminen bersama dengan 2 pekerja lain di divisi mobile phone Nokia mengundurkan diri dan mendirikan perusahaan baru yang bernama Benefon Oy. Satu tahun setelah itu, Benefon Oy berganti nama menjadi Nokia Mobile Phones. Hingga akhirnya pada tahun 1991, GSM phone pertama kali didunia di luncurkan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<ul>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nokia" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Nokia</a></li>
<li><a href="http://www.nokia.com/" target="_blank">Nokia</a></li>
</ul>
<p>Gambar logo diambil dari :</p>
<p><a href="http://best-ad.blogspot.com/2008/08/evolution-of-logos.html" target="_blank">http://best-ad.blogspot.com/2008/08/evolution-of-logos.html</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/tokoh/2008/11/03/nokia-dari-perusahaan-pulp-menuju-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Validitas Domain dengan PHP Script</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/pemograman/2008/10/26/validitas-domain-dengan-php-script.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/pemograman/2008/10/26/validitas-domain-dengan-php-script.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 17:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pemograman]]></category>

		<category><![CDATA[Domain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[PHP script sederhana berikut bukan berfungsi sebagai whois domain, namun hanya untuk mem-validasi benar tidaknya input sebuah domain/subdomain dan keberadaannya di internet di dalam web form.



$domain = &#34;niwakarya.com&#34;;
if &#40;preg_match&#40;&#34;/^[a-zA-Z0-9-]+(\.[a-zA-Z0-9-]+)*\.[a-zA-Z]{2,6}$/&#34;, $domain&#41;&#41; &#123;
  if&#40;ip2long&#40;gethostbyname&#40;$domain&#41;&#41;&#41; &#123;
    echo &#34;alamat valid dan tersedia.&#34;; &#125; else &#123;
      echo &#34;alamat domain tidak tersedia.&#34;;
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">PHP script sederhana berikut bukan berfungsi sebagai whois domain, namun hanya untuk mem-validasi benar tidaknya input sebuah domain/subdomain dan keberadaannya di internet di dalam web form.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-98"></span></p>
<p style="text-align: justify;">

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="php php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #000088;">$domain</span> <span style="color: #339933;">=</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;niwakarya.com&quot;</span>;
<span style="color: #b1b100;">if</span> <span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #990000;">preg_match</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #0000ff;">&quot;/^[a-zA-Z0-9-]+(<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\.</span>[a-zA-Z0-9-]+)*<span style="color: #000099; font-weight: bold;">\.</span>[a-zA-Z]{2,6}$/&quot;</span><span style="color: #339933;">,</span> <span style="color: #000088;">$domain</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> <span style="color: #009900;">&#123;</span>
  <span style="color: #b1b100;">if</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #990000;">ip2long</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #990000;">gethostbyname</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #000088;">$domain</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> <span style="color: #009900;">&#123;</span>
    <span style="color: #990000;">echo</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;alamat valid dan tersedia.&quot;</span>; <span style="color: #009900;">&#125;</span> <span style="color: #b1b100;">else</span> <span style="color: #009900;">&#123;</span>
      <span style="color: #990000;">echo</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;alamat domain tidak tersedia.&quot;</span>;
    <span style="color: #009900;">&#125;</span><span style="color: #009900;">&#125;</span> <span style="color: #b1b100;">else</span> <span style="color: #009900;">&#123;</span>
  <span style="color: #990000;">echo</span> <span style="color: #0000ff;">&quot;alamat domain tidak valid.&quot;</span>;
<span style="color: #009900;">&#125;</span></pre></div></div>

<p style="text-align: justify;">Silahkan ganti variable di $domain dengan input domain atau subdomain sembarang. Script diatas disyaratkan harus dicoba secara live (terkoneksi dengan internet) dan webserver tidak menggunakan DNS dari OpenDNS.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a href="http://id2.php.net/preg_match" target="_blank">http://id2.php.net/preg_match</a></li>
<li><a href="http://www.phpindonesia.com/2008/07/14/contoh-regular-expression-untuk-verifikasi-domain-dan-email/" target="_blank">http://www.phpindonesia.com/2008/07/14/contoh-regular-expression-untuk-verifikasi-domain-dan-email/</a></li>
<li><a href="http://id2.php.net/manual/en/function.gethostbyname.php" target="_blank">http://id2.php.net/manual/en/function.gethostbyname.php</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/pemograman/2008/10/26/validitas-domain-dengan-php-script.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Chad Hurley : Paypal dan Youtube</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/tokoh/2008/10/17/chad-hurley-paypal-dan-youtube.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/tokoh/2008/10/17/chad-hurley-paypal-dan-youtube.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 16:52:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<category><![CDATA[Paypal]]></category>

		<category><![CDATA[Youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda senang membaca kisah biografi tokoh yang berhubungan dengan teknologi populer dan bagaimana perjuangan mereka,  Anda sedang membaca kisah menarik yang bisa menjadi sebuah inspirasi dan tentu saja, kita mempunya minat yang sama.
Tahukah Anda, bagaimana jalan cerita Youtube begitu populer hingga saat ini? Cerita ini akan menjadi unik ketika Anda tahu hubungan judul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Jika Anda senang membaca kisah biografi tokoh yang berhubungan dengan teknologi populer dan bagaimana perjuangan mereka,  Anda sedang membaca kisah menarik yang bisa menjadi sebuah inspirasi dan tentu saja, kita mempunya minat yang sama.</p>
<p style="text-align: justify">Tahukah Anda, bagaimana jalan cerita Youtube begitu populer hingga saat ini? Cerita ini akan menjadi unik ketika Anda tahu hubungan judul artikel ini dengan isi artikel yang saya tulis.</p>
<p style="text-align: justify">Pada awalnya Chad Hurley (Chad Meredith Hurley - lahir pada tahun 1977) yang baru saja lulus dari Indiana University of Pennsylvania sebagai sarjana ilmu seni, mendengar tentang lowongan pekerjaan di Paypal. Waktu itu Paypal sedang membuat usaha untuk menampilkan aplikasi pengiriman uang di perangkat PDA. Chad pun mengirimkan resume ( CV ) ke Paypal dan tak lama ia pun menerima panggilan wawancara. Sebagai ujian awal, ia diharuskan mendesain sebuah logo untuk Paypal. Nah, jika sekarang Anda melihat logo Paypal, itu adalah hasil karya dari Chad Hurley ketika ia diterima di perusahaan Paypal.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-94"></span></p>
<p style="text-align: justify">Selama di Paypal, Chad bertemu dengan 2 orang teknisi Paypal : Steve Chen dan Jawed Karim. Dalam berbagai kesempatan mereka membahas tentang bisnis masa depan yang ingin mereka tekuni dalam bidang teknologi. Dan pada tahun 2002, ebay (sebuah website belanja) membeli Paypal sebesar $1.54 milyar, Chad Hurley pun menerima bonus cukup besar, yang mana kelak digunakannya sebagai modal awal pembiayaan usaha masa depannya : Youtube.</p>
<p style="text-align: justify">3 tahun sesudah Paypal mengalami kepindahan kepemilikan, tepatnya pada tahun 2005, saat itu 3 sekawan ini - Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim - menginginkan membagi video pesta makan malam mereka dengan beberapa teman di San Fransisco. Yang terjadi adalah diluar dugaan, ketika mereka mencoba mengirimkan salinan video tersebut dengan menggunakan email, mereka mendapatkan penolakan dari mail server karena besarnya file video tersebut. Akhirnya dengan tekad bahu membahu mereka membuat sebuah sistem sederhana agar video tersebut dapat dibagikan kepada teman-teman mereka. Inilah yang menjadi cikal bakal Youtube, dimana Yahoo dan Facebook pun mengalami cerita kesuksesan yang hampir serupa.</p>
<p style="text-align: justify">Belum genap 2 tahun, Youtube akhirnya dipinang oleh Google, tepatnya pada tanggal 16 Oktober 2006.</p>
<p style="text-align: justify">Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<ul>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chad_Hurley" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Chad_Hurley</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Steve_Chen_(YouTube)" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Steve_Chen_(YouTube)</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jawed_Karim" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Jawed_Karim</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/tokoh/2008/10/17/chad-hurley-paypal-dan-youtube.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>David A. Vise: 10 Alasan Kenapa Google tetap Nomor Satu</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/13/david-a-vise-10-alasan-kenapa-google-tetap-nomor-satu.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/13/david-a-vise-10-alasan-kenapa-google-tetap-nomor-satu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 17:05:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[David A. Vise adalah pemenang Pulitzer dan salah satu kontributor buku &#8220;The Google Story: Inside the Hottest Bussiness, Media and Technology Success of Our Time&#8221;, yang dipublikasikan oleh Delacorte Press (diperbaharui 2008).

1998: Yahoo dan yang lainnya melewatkan kesempatan dalam membeli teknologi pencarian terbaru yang dirancang di Universitas Stanford dengan harga hanya $500.000 (lima ratus ribu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><em>David A. Vise adalah pemenang Pulitzer dan salah satu kontributor buku &#8220;The Google Story: Inside the Hottest Bussiness, Media and Technology Success of Our Time&#8221;, yang dipublikasikan oleh Delacorte Press (diperbaharui 2008).<br />
</em><br />
<strong>1998:</strong> Yahoo dan yang lainnya melewatkan kesempatan dalam membeli teknologi pencarian terbaru yang dirancang di Universitas Stanford dengan harga hanya $500.000 (lima ratus ribu dollar). Rasionalitas mereka mengatakan: &#8220;Pencarian tidaklah begitu penting. Halaman portal-portal sudah melakukannya&#8221;. Penolakan ini memaksa Sergey Brin dan Larry Page dengan rasa malas mengambil cuti kuliah dari Stanford (keduanya menginginkan menjadi profesor di kampus, sama seperti ayah mereka) untuk melihat bagaimana caranya agar Google, mesin pencari mereka yang baru, dapat menjadi lahan bisnis.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-91"></span><br />
<strong>1999:</strong> Setahun kemudian, Google mengumpulkan $25 milyar dari perusahaan Sequoia Capital dan Kleiner Perkins, bahkan setelah Brin dan Page memaksa setiap perusahaan pemodal spekulator tersebut hanya dibolehkan menanamkan setengah dari separo modal. Strategi &#8220;pisahkan dan taklukan&#8221; ini menyebabkan para warga Sand Hill Road di Silicon Valley saling tidak akur ketika Brin dan Page memegang kendali penuh atas perusahaan mereka yang baru lahir tersebut.</p>
<p>Perlu diketahui bersama, Sequoia Capital adalah perusahaan pemodal bagi para pendiri awal yang menginginkan dan merubah idenya menjadi sebuah perusahaan besar. Dengan mottonya &#8220;enterpreneur dibelakang enterpreneur&#8221;. Sequoia pernah bekerja sama dengan Steve Jobs dari Apple Computer, Larry Ellison dari Oracle, Bob Swanson dari Linear Technology, Sandy Lerner dan Len Bozack dari Cisco Systems, Dan Warmenhoven dari Network Appliance, Jerry Yang dan David Filo dari Yahoo!, Jen-Hsun Huang dari NVIDIA, Michael Marks dari Flextronics, Larry Page dan Sergey Brin dari Google, Chad Hurley dan Steve Chen dari Youtube, Sujal Patel dari Isilon Systems dan Dominic Orr, serta Keerti Melkote dari Aruba Wireless Networks.</p>
<p>Kleiner Perkins, kurang lebih sama sebagai perusahaan pembiayaan, yang didirikan oleh Kleiner pendiri Fairchild Semiconductor dan Perkins sebagai salah satu pimpinan di Hewlett-Packard&#8217;s. Tidak kalah serunya, Kleiner Perkins juga membiayai awal-awal perusahaan teknologi seperti : Amazon.com, America Online (AOL), Brio Technology, Compaq, Electronic Arts, Flextronics, Genentech, Google, Intuit, Lotus Development, LSI Logic, Macromedia, Netscape, Quantum, Segway, Sun Microsystems, Tandem dan beberapa yang terakhir seperti EEstor, Vertica, Ocarina Networks dan OptiMedica.</p>
<p><strong>2000:</strong> Yahoo memilih Google untuk menjadi mesin pencari di portalnya, mengungkap pencarian banyak website ke milyaran pengguna untuk pertama kali. Dengan kecepatan pertumbuhan, Google juga meledakan balon teknologi sejak mereka merekrut para pengembang untuk meringankan pekerjaan.</p>
<p><strong>2001:</strong> Seorang enterpreneur berbangsa Israel, Dr. Yossi Vardi, membujuk Brin dan Page supaya Google bisa mendapatkan keuntungan dengan membuat garis kecil berwarna biru di halaman, menempatkan hasil pencarian di sebelah kiri, dan meletakkan iklan kecil berbasis teks di sebelah kanan. Awalnya Brin dan Page menolak usul iklan ini, dengan kekhawatiran hal ini bisa enyebabkan orang-orang akan kehilangan kenyamanan mereka menggunkan hasil pencarian Google. Sewaktu di Stanford pun, mereka kut berkontribusi dalam sebuah jurnal yang berjudul &#8220;The Evils of Advertising.&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify">Dr. Yossi Vardi, memulai karirnya pada umur 26 tahun, dimana ketika itu dia adalah pendiri Tekem, sebuah perusahaan kecil pembuat aplikasi pertama kali di Israel.</p>
<p><strong>2002:</strong> Google menjalin kerjasama dengan AOL untuk menjadi mesin pencari dan sindikasi periklanan. Hal ini membuat sekitar 34 milyar pelanggan America Online mengakses mesin Google. Meningkatkan keuntungan sekitar 500 persen hingga mencapai hampir $100 milyar.</p>
<p style="text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/13/david-a-vise-10-alasan-kenapa-google-tetap-nomor-satu.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ditemukan Beberapa Komponen Debian Melanggar GPLv2</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/08/ditemukan-beberapa-komponen-debian-melanggar-gplv2.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/08/ditemukan-beberapa-komponen-debian-melanggar-gplv2.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 19:22:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Debian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Daniel Baumann tampaknya kecewa berat setelah dia menemukan beberapa komponen atau bagian Debian yang didistribusikan sebagai binary tidak disertai dengan source code.  Sedangkan Debian adalah salah satu distro Linux tertua yang mengadopsi lisensi GPL (disamping Artistic dan BSD lisence). Sebagai seorang kontributor Debian tingkat atas, Daniel sendiri hidup dan tinggal di Switzerland.
Awalnya Daniel ketika beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Daniel Baumann tampaknya kecewa berat setelah dia menemukan beberapa komponen atau bagian Debian yang didistribusikan sebagai binary tidak disertai dengan source code.  Sedangkan Debian adalah salah satu distro Linux tertua yang mengadopsi lisensi GPL (disamping Artistic dan BSD lisence). Sebagai seorang kontributor Debian tingkat atas, Daniel sendiri hidup dan tinggal di Switzerland.</p>
<p style="text-align: justify">Awalnya Daniel ketika beberapa tahun lalu dengan suka rela mengambil alih dan memelihara paket syslinux -yang sebelumnya dikelola oleh MIA- dengan motivasi kepedulian akan sebuah operating system yang nyata dan hidup. Selama perjalanan sebagai kontributor, Daniel mendapat laporan  dari seseorang (pemilik Apple MacBooks) bahwa Debian Lenny Live Beta 1 yang dilepas ke publik minggu lalu (akhir Agustus 2008) tidak dapat di install dengan baik karena tidak tersedianya syslinux.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-90"></span></p>
<p style="text-align: justify">Beberapa hal lain, yang menurut Daniel membuatnya kecewa :</p>
<ul>
<li>Tidak lengkapnya source images Debian Sarge</li>
<li>Kde4beta Livecds (sudah dihapus) tidak menyertakan source code sebagai distribusi</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">Saya pribadi uga rada kecewa, karena saya pun sebenarnya menyukai Debian -disamping Slackware- sejak lama. Tapi saya maklum, karena Debian sendiri sangatlah besar. Mudahan dalam kedepan hal ini tidak akan terjadi lagi.</p>
<p style="text-align: justify"><em>Catatan : terjemahan bebas.</em></p>
<p style="text-align: justify">Untuk lebih lengkapnya silahkan Anda kunjungi :</p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://blog.daniel-baumann.ch/2008/09/01#20080902_debian-not-complying-to-licenses" target="_blank">http://blog.daniel-baumann.ch/2008/09/01#20080902_debian-not-complying-to-licenses</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/08/ditemukan-beberapa-komponen-debian-melanggar-gplv2.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Friendster Blog Goes to Wordpress Engine!</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/08/friendster-blog-goes-to-wordpress-engine.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/08/friendster-blog-goes-to-wordpress-engine.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 16:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Entah apakah karena pihak manajemen Friendster merasa blognya ditinggalkan oleh para blogger untuk beralih ke layanan blog lain seperti wordpress dan blogspot -yang benar-benar fokus sebagai penyedia jasa blog-, sehingga dengan berani mereka merubah blog engine-nya dengan Wordpress Multi User.
Sebenarnya ini kabar bagus, karena selama ini saya pribadi pun cukup merasa kurang nyaman dengan fasilitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img class="size-full wp-image-89" style="margin-left: 10px;margin-right: 10px" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/09/friendster_nav_logo.png" alt="" width="130" height="18" />Entah apakah karena pihak manajemen Friendster merasa blognya ditinggalkan oleh para blogger untuk beralih ke layanan blog lain seperti wordpress dan blogspot -yang benar-benar fokus sebagai penyedia jasa blog-, sehingga dengan berani mereka merubah blog engine-nya dengan Wordpress Multi User.</p>
<p style="text-align: justify">Sebenarnya ini kabar bagus, karena selama ini saya pribadi pun cukup merasa kurang nyaman dengan fasilitas yang disediakan oleh Friendster seperti penambahan style, template dan kategori.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-88"></span></p>
<p style="text-align: justify">Dan jika kita sama-sama perhatikan terjadi perubahan alamat URL. Jika dulu seperti alamat URL blog Friendster yang saya miliki adalah http://mujie.blogs.friendster.com/ berubah menjadi http://mujie.blog.friendster.com/ (tanpa huruf s).</p>
<p style="text-align: justify">Perubahan struktur alamat URL ini terus terang membuat saya menjadi berpikir, apakah memang sebaiknya alamat URL blog harus ditambahkan embel-embel sub blog, jadi tidak ditampilkan dengan sampai tingkat kedua subdomain karena di tingkat atas domain sendiri adalah terdapat web utama. Misalnya saja contoh tingkat kedua subdomain sebaiknya diisi dengan lebih mencakup lebih luas seperti : ftp.domain.com atau mail.company.com. Seperti dua buah blog yang saya punya (dan saya install sendiri), yaitu blog saya yang berada di server Universitas Palangkaraya dan yang sedang Anda baca saat ini -dihosting di jasa persewaan hosting-.</p>
<p style="text-align: justify">Selamat nge-blog ya kawan</p>
<p style="text-align: justify">Update : Dapat email dari Friendster</p>
<p style="text-align: justify">
<div class="msgheader">
<div class="subjectbar">
<div>
<h2>Introducing the ALL-New Friendster Blogs!</h2>
<div id="message_view_date" class="date">Wednesday, September 10, 2008 5:00 PM</div>
</div>
</div>
<div class="vcard">
<div class="row">
<div class="label">From:</div>
<div class="details">
<div class="abook"><span class="email">&#8220;Friendster&#8221; &lt;noreply@friendster.com&gt;</span></div>
</div>
</div>
<div class="row">
<div class="label">To:</div>
<div class="details">mujie@*****.com</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Hello mujie,</p>
<p>We&#8217;d like to introduce you to your new blog on Friendster! We&#8217;ve been very busy building out Friendster Blogs 2.0 and your blog has been moved to the new blogging platform. It&#8217;s ready for you to customize, edit, and add even more content to it!</p>
<p>Some things you should know about your new blog:</p>
<p>- Your blog has been moved to the new platform.<br />
- It is likely that your blog layout or colors may not appear exactly as they were on your old blog, you can edit or add new customizations to your blog by clicking the &#8216;Design&#8217; tab or &#8216;Change Theme&#8217; button when you access your blog from your home page.<br />
- All of the photos you&#8217;ve uploaded to your old blog will soon be moved to your new blog. When they are moved, they will be in your Blogs Media Library (Manage &#8211;&gt; Media Library). Don&#8217;t worry, we&#8217;ll move all your photos for you!  We plan to have this complete by September 17th.<br />
- If you experience any inconsistencies with your blog during the next few weeks, please bear with us and please do let us know what you find so we can build a better product!</p>
<p>To get started with your new blog, please go to:</p>
<p><a href="http://mujie.blog.friendster.com/" target="_blank">http://mujie.blog.friendster.com/</a></p>
<p>We look forward to your participation and your feedback on our new blogs property. We value our global community and members like you who make Friendster the success that it is!</p>
<p>If you have questions or need additional assistance, please contact Customer Support by clicking &#8220;Send us a Question&#8221; from our Help page.</p>
<p>Thanks!<br />
The Friendster Blogs Team</p>
<p style="text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/08/friendster-blog-goes-to-wordpress-engine.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menampilkan RSS Blog di Friendster</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/09/05/menampilkan-rss-blog-di-friendster.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/09/05/menampilkan-rss-blog-di-friendster.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 06:23:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<category><![CDATA[Friendster]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya saya pusing tidak menemukan fasilitas RSS widget untuk menampilkan RSS feed blog di Friendster. Yang ada hanyalah menampilkan RSS widget berita dari situs lain. Akan tetapi saya tetap ingin mempromosikan blog dan forum Palangka Raya (phpBB yang sudah dilengkapi dengan RSS mod) di Friendster.
Ide ini tercetus ketika saya berkeliling di Bloglog dan Blogcatalog. Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Awalnya saya pusing tidak menemukan fasilitas RSS widget untuk menampilkan RSS feed blog di Friendster. Yang ada hanyalah menampilkan RSS widget berita dari situs lain. Akan tetapi saya tetap ingin mempromosikan blog dan forum Palangka Raya (phpBB yang sudah dilengkapi dengan RSS mod) di Friendster.</p>
<p style="text-align: justify">Ide ini tercetus ketika saya berkeliling di Bloglog dan Blogcatalog. Saya lihat disana disediakan fasilitas widget berbasis javascript yang bisa kita pasang di sidebar blog Wordpress. Wow, javascript rupanya.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-86"></span></p>
<p style="text-align: justify">Akhirnya saya keliling-keliling di Google dengan kata kunci sederhana &#8220;javascript RSS&#8221;. Dan mendapati 2 buah web RSS javascript generator. Caranya pun mudah, setelah kita mensubmit RSS feed blog kita, kita akan diberikan link source javascript yang siap kita masukkan kedalam Friendster. Dan sepertinya javascript tidak akan berjalan dengan baik jika Anda menghidupkan fasilitas keamanan di Friendster.</p>
<p style="text-align: justify">Saya belum pernah mencoba menggunakannya di jaringan pertemanan yang lain seperti Multiply dan Facebook. Yang jelas karena di Friendster mempunyai fasilitas media editor dimana kita dengan mudah dapat menampilkan gambar, video ataupun glitter.</p>
<p style="text-align: justify">Hasilnya? Silahkan Anda lihat screenshot dibawah ini.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: center"><img class="size-full wp-image-87" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/09/rss-fs.jpg" alt="" width="422" height="353" /></p>
<p style="text-align: center">Gambar RSS blog di Friendster</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a href="http://itde.vccs.edu/rss2js/build.php" target="_blank">http://itde.vccs.edu/rss2js/build.php</a></li>
<li><a href="http://p3k.org/rss/" target="_blank">http://p3k.org/rss/</a></li>
<li><a href="http://www.friendster.com/mujieplk" target="_blank">http://www.friendster.com/mujieplk</a> (add me as your friend)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/09/05/menampilkan-rss-blog-di-friendster.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Yahoo Fire Eagle</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/03/yahoo-fire-eagle.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/03/yahoo-fire-eagle.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 19:01:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[fire eagle]]></category>

		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Yahoo dalam bulan ini telah membuka Fire Eagle untuk umum, yaitu layanan microblogging dan social networking seperti Pownce, yang mana Anda bisa mengirimkan artikel atau posting ke blog melalui mobile set sekaligus memberitahukan posisi Anda. Jadi dimanapun Anda berada, tanpa harus didepan komputer, Anda tetap bisa menulis sebuah artikel.

Cara kerjanya pun sangat sederhana, setelah melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img class="alignright size-full wp-image-85" style="margin-left: 5px;margin-right: 5px;float: right" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/09/fg.jpg" alt="" width="200" height="50" />Yahoo dalam bulan ini telah membuka Fire Eagle untuk umum, yaitu layanan microblogging dan social networking seperti Pownce, yang mana Anda bisa mengirimkan artikel atau posting ke blog melalui mobile set sekaligus memberitahukan posisi Anda. Jadi dimanapun Anda berada, tanpa harus didepan komputer, Anda tetap bisa menulis sebuah artikel.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-84"></span></p>
<p>Cara kerjanya pun sangat sederhana, setelah melakukan login ke Fire Eagle, lalu lakukan set manual lokasi, dan secara otomatis Fire Eagle akan memetakan lokasi Anda pada saat itu.</p>
<p>Entahlah, menurut saya pribadi, diluar pemahaman saya tentang teknologi tersebut, memang terasa rada aneh jika kita memberitahukan dimana lokasi kita saat itu dan dapat dilihat oleh teman jejaring. Bukan ingin menjadi paranoid, akan tetapi kita harus tetap waspada. Nanti ada teloris lho !</p>
<p>Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.technologyreview.com/blog/editors/22113/" target="_blank">http://www.technologyreview.com/blog/editors/22113/</a></li>
<li><a href="http://fireeagle.yahoo.net/" target="_blank">http://fireeagle.yahoo.net/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/03/yahoo-fire-eagle.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>China Menantang Intel</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/03/china-menantang-intel.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/03/china-menantang-intel.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 17:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Intel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Di California pada minggu kemarin, para peneliti dan ilmuwan China menampilkan sebuah mikroprosesor yang diberi nama Godson-3, dimana lebih dari 200 peneliti China terlibat didalamnya. Proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah China bekerja sama dengan Chinese Academy of Sciences Institute of Computing Technology.
Rencananya mikroprosesor ini akan didistribusikan pada tahun 2009. Walaupun prosesor ini berasitektur x86, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img class="alignleft" style="margin-left: 10px;margin-right: 10px;float: left" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/09/hotchip_x220.jpg" alt="" width="100" height="100" />Di California pada minggu kemarin, para peneliti dan ilmuwan China menampilkan sebuah mikroprosesor yang diberi nama Godson-3, dimana lebih dari 200 peneliti China terlibat didalamnya. Proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah China bekerja sama dengan Chinese Academy of Sciences Institute of Computing Technology.</p>
<p style="text-align: justify">Rencananya mikroprosesor ini akan didistribusikan pada tahun 2009. Walaupun prosesor ini berasitektur x86, akan tetapi tidak semua aplikasi dapat berjalan diatasnya. Itulah sebabnya para teknisi menambahkan perintah simulasi untuk mensimulasikan x86.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-82"></span></p>
<p style="text-align: justify">Erik Metzger, seorang pejabat Intel mengatakan bahwa chip ini hanya mencapai 80% dari kecepatan sebenarnya dari chip x86. Sepertinya pemerintah China akan melepasnya ke pasar menengah kebawah, lanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify">Sedangkan Tom Halfhill, seorang analis di lembaga penelitian In-Stat mengatakan, &#8220;Seperti Amerika yang menginginkan sumber energi independen, China menginginkan teknologi independen&#8221;. &#8220;Mereka (China) tidak ingin teknologi pentingnya bergantung pada negara luar seperti mikroprosesor, yang mana, suatu waktu, menjadi komoditas dasar&#8221;, kata Tom.</p>
<p style="text-align: justify"><em>Keterangan gambar adalah bentuk mikroprosesor Godson yang diambil dari web techologyreview.com</em>.</p>
<p style="text-align: justify">Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Loongson" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Loongson</a></li>
<li><a href="http://www.technologyreview.com/read_article.aspx?id=21322&amp;ch=specialsections&amp;sc=storage&amp;pg=1" target="_blank">http://www.technologyreview.com/read_article.aspx?id=21322&amp;ch=specialsections&amp;sc=storage&amp;pg=1</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/berita/2008/09/03/china-menantang-intel.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kustomisasi Bloglog Recent Reader Community</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/08/31/kustomisasi-bloglog-recent-reader-community.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/08/31/kustomisasi-bloglog-recent-reader-community.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 17:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<category><![CDATA[Pemograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda melihat bloglog widget di blog ini tampak berbeda dari widget yang ditawarkan oleh mybloglog itu sendiri, itu karena telah mengalami modifikasi pada kode javascript dan css.
Bloglog recent reader community tampak menyatu manis dengan blog bukan?

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Buka file css template blog atau web.


Masukkan dan letakkan di bagian paling bawah baris kode [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Jika Anda melihat bloglog widget di blog ini tampak berbeda dari widget yang ditawarkan oleh mybloglog itu sendiri, itu karena telah mengalami modifikasi pada kode javascript dan css.</p>
<p style="text-align: justify">Bloglog recent reader community tampak menyatu manis dengan blog bukan?</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-81"></span></p>
<p style="text-align: justify">Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Buka file css template blog atau web.</li>
</ul>
<ul>
<li>Masukkan dan letakkan di bagian paling bawah baris kode css yang sudah ada dengan kode berikut :</li>
</ul>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="text text" style="font-family:monospace;">.mbl_fo_hidden {display: none;}
.mbl_h {display: none;}</pre></div></div>

<ul>
<li>Ganti bagian warna di javascript yang didapat dari bloglog dengan <em>transparent</em>, misal :</li>
</ul>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="text text" style="font-family:monospace;">c_color_heading_bg=transparent
c_color_heading=transparent
c_color_link_bg=transparent
c_color_link=transparent
c_color_bottom_bg=transparent</pre></div></div>

<ul>
<li>Selesai.</li>
</ul>
<p>Komentar Anda?</p>
<p>Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.noktahhitam.com/how-to-remove-feedjit-advertlet-and-mybloglog-footer.html" target="_blank">http://www.noktahhitam.com/how-to-remove-feedjit-advertlet-and-mybloglog-footer.html</a></li>
<li><a href="http://softinquiry.com/style-your-mybloglog-recent-readers-widget.html" target="_blank">http://softinquiry.com/style-your-mybloglog-recent-readers-widget.html</a></li>
<li> <a href="http://www.unintentionallyblank.co.uk/2007/03/06/making-mybloglog-pretty-how-to-style-the-recent-readers-widget/" target="_blank">http://www.unintentionallyblank.co.uk/2007/03/06/making-mybloglog-pretty-how-to-style-the-recent-readers-widget/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/08/31/kustomisasi-bloglog-recent-reader-community.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Memeriksa Listen Port di Linux</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/08/31/memeriksa-listen-port-di-linux.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/08/31/memeriksa-listen-port-di-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 13:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini hanya bertujuan membantu tugas administrator Linux untuk memeriksa jalannya port services.


netstat

Syntax : netstat option

Contoh :
netstat -tlnp &#124; grep httpd
atau
netstat -uapn &#124; grep bind
Dimana :
t = tcp
l = listening
n = numeric
p = program
u = udp




netcat

Syntax : netcat option hostname port[s]
Contoh :
netcat -n localhost 80
Dimana :
n = numeric


nmap (harus install paket terlebih dahulu, tidak tersedia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Artikel ini hanya bertujuan membantu tugas administrator Linux untuk memeriksa jalannya port services.</p>
<p style="text-align: justify">
<ul>
<li><strong>netstat</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Syntax :</strong> <em>netstat option</em></p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong>Contoh :</strong></p>
<p style="padding-left: 30px"><em>netstat -tlnp | grep httpd</em></p>
<p style="padding-left: 30px">atau</p>
<p style="padding-left: 30px"><em>netstat -uapn | grep bind</em></p>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Dimana :</strong></p>
<p style="padding-left: 30px">t = tcp<br />
l = listening<br />
n = numeric<br />
p = program<br />
u = udp</p>
<p><span id="more-80"></span></p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px">
<ul>
<li><strong>netcat</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Syntax :</strong> <em>netcat option hostname port[s]</em></p>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Contoh :</strong></p>
<p style="padding-left: 30px"><em>netcat -n localhost 80</em></p>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Dimana :</strong></p>
<p style="padding-left: 30px">n = numeric</p>
<p style="padding-left: 30px">
<ul>
<li><strong>nmap</strong> (harus install paket terlebih dahulu, tidak tersedia secara default)</li>
</ul>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Syntax :</strong> <em>nmap option host [port]</em></p>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Contoh :</strong></p>
<p style="padding-left: 30px"><em>nmap -sT localhost -p 80</em></p>
<p style="padding-left: 30px">atau</p>
<p style="padding-left: 30px"><em>nmap -sU localhost -p 53</em></p>
<p style="padding-left: 30px"><strong>Dimana :</strong></p>
<p style="padding-left: 30px">sT : TCP scan</p>
<p style="padding-left: 30px">sU : UDP scan</p>
<p style="padding-left: 30px">p : port</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<p>Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a href="http://tylermuth.wordpress.com/2008/04/30/a-few-linux-tips-and-tricks/" target="_blank">http://tylermuth.wordpress.com/2008/04/30/a-few-linux-tips-and-tricks/</a></li>
<li><a href="http://linux.die.net/man/8/netstat" target="_blank">http://linux.die.net/man/8/netstat</a></li>
<li><a href="http://manpages.unixforum.co.uk/man-pages/linux/suse-linux-10.1/1/netcat-man-page.html" target="_blank">http://manpages.unixforum.co.uk/man-pages/linux/suse-linux-10.1/1/netcat-man-page.html</a></li>
<li><a href="http://nmap.org" target="_blank">http://nmap.org</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/08/31/memeriksa-listen-port-di-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengelola Postfix Mailserver dengan Postfix Admin</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/linux/2008/08/30/mengelola-postfix-mailserver-dengan-postfix-admin.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/linux/2008/08/30/mengelola-postfix-mailserver-dengan-postfix-admin.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 05:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<category><![CDATA[Pemograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[
Anda pengguna Postfix mailserver atau berencana menggunakannya ? Sudah pernah mencoba Postfix Admin ?

Artikel ini tidak sepenuhnya saya tulis dan tidak sedetail mungkin, karena artikel ini saya publikasikan ulang dari posting saya di forum Linux Indonesia di http://forum.linux.or.id/viewtopic.php?f=14&#38;t=13485&#38;p=100040#p83841.
Postfix Admin adalah sebuah web interface yang berguna untuk memanage domain, user, dan mailbox di Postfix. Berikut adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">
<p>Anda pengguna Postfix mailserver atau berencana menggunakannya ? Sudah pernah mencoba Postfix Admin ?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-79" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/08/postfixadmin-admin-domain-list.jpg" alt="" width="500" height="221" /></p>
<p>Artikel ini tidak sepenuhnya saya tulis dan tidak sedetail mungkin, karena artikel ini saya publikasikan ulang dari posting saya di forum Linux Indonesia di <a href="http://forum.linux.or.id/viewtopic.php?f=14&amp;t=13485&amp;p=100040#p83841" target="_blank">http://forum.linux.or.id/viewtopic.php?f=14&amp;t=13485&amp;p=100040#p83841</a>.</p>
<p style="text-align: justify">Postfix Admin adalah sebuah web interface yang berguna untuk memanage domain, user, dan mailbox di Postfix. Berikut adalah langkah-langkah dalam instalasi Postfix Admin.</p>
<p style="text-align: justify">Pastikan Anda sudah menginstall Postfix yang sudah menggunakan MySQL sebagai library database. Kalau belum silahkan ikuti petunjuknya di website Postfix : <a href="http://www.postfix.org/MYSQL_README.html" target="_blank">Postfix MySQL Howto</a>. Kemudian pastikan juga Anda telah mengkonfigurasi MX Record di DNS dengan benar, baik itu email dengan menggunakan domain utama, ataupun jika berencana menggunakan sub domain (kasus misalnya nama daerah kantor cabang perusahaan). Kemudian Apache dan PHP sebagai webserver juga telah terinstall dengan baik.</p>
<p><span id="more-78"></span></p>
<p>Jika sudah terinstall, buat struktur database di MySQL seperti dibawah ini :</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="text text" style="font-family:monospace;">--
-- Table structure for table `admin`
--
&nbsp;
CREATE TABLE `admin` (
`username` varchar(255) NOT NULL default '',
`password` varchar(255) NOT NULL default '',
`created` datetime NOT NULL default '0000-00-00 00:00:00',
`modified` datetime NOT NULL default '0000-00-00 00:00:00',
`active` tinyint(1) NOT NULL default '1',
PRIMARY KEY  (`username`),
KEY `username` (`username`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 COMMENT='Postfix Admin - Virtual Admins';
&nbsp;
-- --------------------------------------------------------</pre></div></div>


<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="text text" style="font-family:monospace;">--
-- Table structure for table `alias`
-- 
&nbsp;
CREATE TABLE `alias` (
  `address` varchar(255) NOT NULL default '',
  `goto` text NOT NULL,
  `domain` varchar(255) NOT NULL default '',
  `created` datetime NOT NULL default '0000-00-00 00:00:00',
  `modified` datetime NOT NULL default '0000-00-00 00:00:00',
  `active` tinyint(4) NOT NULL default '1',
  PRIMARY KEY  (`address`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 COMMENT='Virtual Aliases - mysql_virtual_alias_maps';
&nbsp;
-- --------------------------------------------------------</pre></div></div>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/linux/2008/08/30/mengelola-postfix-mailserver-dengan-postfix-admin.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Keamanan Wireless 2.4Ghz</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/keamanan/2008/08/29/mengenal-keamanan-wireless-24ghz.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/keamanan/2008/08/29/mengenal-keamanan-wireless-24ghz.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 15:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keamanan]]></category>

		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin topik ini sudah basi, dan sudah seringkali dibahas dan diulas baik itu di blog, website, forum bahkan milis. Namun, izinkan saya menuliskannya kembali tentang pengetahuan dasar keamanan wireless 2.4Ghz.

Gambar contoh keamanan wireless

Ada bermacam-macam metode keamanan wireless 2.4Ghz, yaitu :

WEP
WAP/WAP2
Radius
Web login based


WEP

WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah metode enkripsi wireless 2.4Ghz terlemah. Dimana hanya menggunakan 40-bit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Mungkin topik ini sudah basi, dan sudah seringkali dibahas dan diulas baik itu di blog, website, forum bahkan milis. Namun, izinkan saya menuliskannya kembali tentang pengetahuan dasar keamanan wireless 2.4Ghz.</p>
<p style="text-align: center"><img class="alignnone size-full wp-image-77" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/08/topologi_wireless1.jpg" alt="" width="480" height="237" /></p>
<p style="text-align: center">Gambar contoh keamanan wireless</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-75"></span></p>
<p style="text-align: justify">Ada bermacam-macam metode keamanan wireless 2.4Ghz, yaitu :</p>
<ul>
<li>WEP</li>
<li>WAP/WAP2</li>
<li>Radius</li>
<li>Web login based</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>WEP</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">WEP (<em>Wired Equivalent Privacy</em>) adalah metode enkripsi wireless 2.4Ghz terlemah. Dimana hanya menggunakan 40-bit hingga 128-bit, dengan kata lain untuk 40-bit kita menggunakan 10 karakter sebagai kata kunci hexadesimal (0-9, A-F) dan untuk 128-bit sebanyak 26 karakter. Tidak bisa menggunakan symbol-symbol ataupun kombinasinya. WEP terbagi lagi atas : Open System authentication dan Shared Key authentication.</p>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">
<ul>
<li><strong>WAP/WAP2</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">Wi-Fi Alliance tidak lama kemudian juga membuat sebuah protokol enkripsi untuk wireless 2.4Ghz yaitu WPA (<em>Wi-Fi Protected Access</em>) dan disempurnakan dengan WPA2. Dibandingkan WEP, WAP dan WAP2 bisa menggunakan symbol-symbol, maupun  kata kunci membentuk kalimat. Hanya saja, tidak semua perangkat keras wifi dapat menggunakannya karena keterbatasan firmware.</p>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">
<ul>
<li><strong>Radius</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">Radius (<em>Remote Authentication Dial In User Service</em>) yaitu protokol akses terpusat, mulai dari authentication, authorization dan accounting (ototentikasi, otoritas dan pengelolaan akun) atau yang disingkat dengan AAA proses. Pengolaan wireless 2.4Ghz dengan Radius lebih kompleks, karena melibatkan server Radius, username dan password. Data-data disimpan didalam sebuah database atau pun active directory.</p>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">
<ul>
<li><strong>Web Login Based</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">Terakhir, metode ini juga digunakan oleh MikroTik sebagai salah satu fasilitas hotspot login yang bisa diakses ketika terkoneksi. MikroTik akan menampilkan halaman login di web secara otomatis.</p>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">
<p style="text-align: justify">Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wired_Equivalent_Privacy" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Wired_Equivalent_Privacy</a><br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi_Protected_Access" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi_Protected_Access</a><br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/RADIUS" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/RADIUS</a></p>
<p style="text-align: justify;padding-left: 30px">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/keamanan/2008/08/29/mengenal-keamanan-wireless-24ghz.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Manajemen DNS dengan BIND</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/08/24/manajemen-dns-dengan-bind.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/08/24/manajemen-dns-dengan-bind.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 11:59:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[
BIND (Berkeley Internet Name Daemon) atau named adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang cukup  penting dalam pengelolaan manajemen domain name server (DNS).
Alasan sederhana kenapa pilihan saya jatuh kepada BIND untuk menulis artikel ini adalah dikarenakan saya selama ini cukup familiar dengan BIND, kemudian tersedianya dokumentasi, standar RFC / ISC, maupun artikel dalam berbagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">BIND (<em>Berkeley Internet Name Daemon</em>) atau <em>named</em> adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang cukup  penting dalam pengelolaan manajemen <em>domain name server</em> (<em>DNS</em>).</p>
<p style="text-align: justify">Alasan sederhana kenapa pilihan saya jatuh kepada BIND untuk menulis artikel ini adalah dikarenakan saya selama ini cukup familiar dengan BIND, kemudian tersedianya dokumentasi, standar RFC / ISC, maupun artikel dalam berbagai bahasa. Saya tidak ingin berdebat panjang lebar mengenai pilihan aplikasi ketika tulisan ini saya publikasikan, walaupun banyak sekali diluar sana aplikasi domain name server daemon, baik itu komersial atau gratis, seperti : MS DNS, djbdns, Dnsmasq, Simple DNS Plus, NSD, PowerDNS, MaraDNS, ANS, CNS, Posadis, Secure64 DNS, dan Unbound.</p>
<p style="text-align: justify">Lalu alasan rumitnya adalah, saya ingin Anda membaca artikel saya dan mem-bookmark blog ini <img src='http://mujie.blog.niwakarya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-60"></span></p>
<h2>Cara kerja DNS</h2>
<p style="text-align: center"><img class="size-full wp-image-61" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/08/dns3_0212-kecil.jpg" alt="DNS Resolution" width="450" height="396" /></p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Secara sederhana bisa dipahami ketika kita melakukan permintaan alamat <strong>girigiri.gbrmpa.gov.au</strong>, DNS akan meminta kepada <em>TLD</em> (<em>Top Level Domain</em>) <strong>.au</strong>, kemudian menunjuk kepada <strong>gov.au</strong> begitu seterusnya hingga <strong>girigiri.gbrmpa.gov.au</strong> dapat ditemukan atau tidak. Jawaban alamat yang telah didapat dikembalikan kepada si peminta dalam waktu yang cukup cepat.</p>
<p style="text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/08/24/manajemen-dns-dengan-bind.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>GForge : Katalog Opensource ala Sourceforge</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/07/28/gforge-katalog-opensource-ala-sourceforge.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/07/28/gforge-katalog-opensource-ala-sourceforge.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 06:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Saya senang untuk menemukan pengalaman baru dari sekeliling, seperti pengetahuan alam, teknologi informasi, musik maupun budaya. Nah, karena blog ini dikhususkan untuk menuliskan tentang hal-hal berbau teknologi informasi (baca: komputer), maka saya ingin berbagi hal baru juga buat rekan-rekan.
Pasti diantara rekan-rekan penggemar aplikasi perangkat lunak (software) pada umumnya dan  aplikasi opensource pada khususnya , [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Saya senang untuk menemukan pengalaman baru dari sekeliling, seperti pengetahuan alam, teknologi informasi, musik maupun budaya. Nah, karena blog ini dikhususkan untuk menuliskan tentang hal-hal berbau teknologi informasi (baca: komputer), maka saya ingin berbagi hal baru juga buat rekan-rekan.</p>
<p style="text-align: justify">Pasti diantara rekan-rekan penggemar aplikasi perangkat lunak (<em>software</em>) pada umumnya dan  aplikasi <em>opensource</em> pada khususnya , pernah berkunjung ke <a title="Sourceforge" href="http://www.sourceforge.net" target="_blank">www.sourceforge.net</a> atau <a title="Freshmeat" href="http://www.freshmeat.net" target="_blank">www.freshmeat.net</a> bukan? Walaupun kadang hanya sekedar melihat-lihat ataupun mencari <em>update</em> dari aplikasi yang terbaru. Karena memang <em>sourceforge.net</em> dan <em>freshmeat.net</em> adalah aplikasi source repository berbasis web.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-59"></span></p>
<p style="text-align: justify">Ceritanya, <a title="Tim Perdue" href="http://www.perdue.net/personal/" target="_blank">Tim Perdue</a>, si pengembang awal <em>sourceforge.net</em> menjual <em>sourceforge.net</em> ke <a title="VA Linux Systems" href="http://en.wikipedia.org/wiki/NewsForge" target="_blank">VA Linux Systems</a> dan meninggalkannya pada tahun 2001 kemudian setelah itu Tim kembali ke bangku kuliah mengambil bidang astronomi dan pskikologi sambil membentuk <a title="GForge" href="http://gforgegroup.com/" target="_blank">GForge Group</a> dan melepaskan kode GForge dalam 2 versi : sebagai <a href="http://www.gforge.org" target="_blank">opensource</a> dan sebagai <a href="http://www.gforge.com">binary</a>. Sebagai binary GForge akan menarik bayaran dan lisensi walaupun disana terdapat versi trialnya, sedangkan pada versi opensource diserahkan pada komunitas.</p>
<p style="text-align: justify">Saya pernah punya impian, bagaimana kalau pengembang aplikasi perangkat lunak di Indonesia dikumpulkan dalam satu wadah, dimana dalam satu tempat banyak sekali aplikasi terbuka yang dihost layaknya <em>sourceforge.net</em> atau <em>freshmeat.net</em>. Lalu apa bedanya dengan kedua penyedia jasa tersebut jika kita mempunyai <em>hoster</em> tersendiri? Bedanya adalah bahasa. Iya bahasa, dimana untuk konten mulai web depan, penjelasan aplikasi, dokumentasi hingga forumnya diharuskan menggunakan bahasa Indonesia. Tidak apa-apa untuk antarmuka, link atau tombol aplikasi tetap menggunakan bahasa Inggris, karena masalah kerancuan translasi bahasa yang memang aneh jika kita menggunakan tombol bertuliskan <em>go</em> diganti dengan bahasa Indonesia <em>pergi</em>.</p>
<p style="text-align: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/07/28/gforge-katalog-opensource-ala-sourceforge.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Manajemen Grup Akses pada CMS Modern</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/07/14/manajemen-grup-akses-pada-cms-modern.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/07/14/manajemen-grup-akses-pada-cms-modern.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 08:27:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Saya baru sadar ternyata manajemen akses dan pengelolaan pengguna maupun pemilahan konten semakin kompleks saja. Sebagai contoh, sebut saja sebuah usaha portal &#8220;ABCD&#8221; mempunyai banyak seksi dan kategori berita dengan masing-masing kontributor, editor dan manajer. Masing-masing kontributor, editor dan manajer tidak boleh mengirimkan, menghapus atau mengedit konten yang bukan seksi dan kategori bukan miliknya.

Setelah saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Saya baru sadar ternyata manajemen akses dan pengelolaan pengguna maupun pemilahan konten semakin kompleks saja. Sebagai contoh, sebut saja sebuah usaha portal &#8220;ABCD&#8221; mempunyai banyak seksi dan kategori berita dengan masing-masing kontributor, editor dan manajer. Masing-masing kontributor, editor dan manajer tidak boleh mengirimkan, menghapus atau mengedit konten yang bukan seksi dan kategori bukan miliknya.</p>
<p><span id="more-58"></span></p>
<p style="text-align: justify">Setelah saya coba 2 buah CMS besar - <a href="http://www.drupal.org" target="_blank">Drupal</a> dan <a href="http://www.joomla.org" target="_blank">Joomla</a> - yang saya install di lokal, saya belum menemukan kepuasan apapun untuk hasil manajemen akses level yang didapat. Saya sebenarnya sangat dan sangat menyukai kedua-duanya, karena saya juga menggunakan kedua-duanya untuk melakukan development.</p>
<p style="text-align: justify">Drupal memang menyediakan akses pembatasan akses pada module, nodes, taxonomy dan term, bisa ditambahkan dengan module atau plugin dari luar. Begitu juga dengan Joomla dengan pembatasan user level maka user tidak dapat mengakses module. Namun Joomla versi 1.0.x dan 1.5.x lebih parah untuk pembatasan akses, dimana user se-level manager bahkan bisa menambahkan section/seksi dan kategori baru. Seolah-olah ada &#8220;pemberontakan&#8221; struktur dalam sebuah perusahaan, seperti pendirian divisi baru tanpa sepengetahuan big boss <img src='http://mujie.blog.niwakarya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Walaupun memang ada komponen komersial yang membatasi hak akses manajemen grup, tapi cukup mahal.</p>
<p style="text-align: justify">Akibatnya, user lain bisa mengedit konten milik divisi lain. Padahal, semakin lama sebuah web yang kompleks seharusnya semakin ketat dalam pemberlakuan akses level layaknya forum.</p>
<p style="text-align: justify">Akhirnya hal ini menjadi perhatian cukup serius oleh para pengguna Joomla dengan mengajukan proposal atau usulan untuk memasukkan manajemen grup akses pada Joomla 1.6 sehingga dimungkinkan akan ada level dan hak akses berbeda yang bisa ditambahkan atau dikurangi. Untuk lengkapnya Anda bisa berkunjung ke <a href="http://forum.joomla.org/viewtopic.php?f=502&amp;t=276517" target="_blank">http://forum.joomla.org/viewtopic.php?f=502&amp;t=276517</a>. Saya harap Drupal juga akan demikian dalam kedepan.</p>
<p style="text-align: justify">Anda pernah mempunyai kasus yang sama dengan diatas?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/07/14/manajemen-grup-akses-pada-cms-modern.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SEO dan Supplemental Result</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/06/29/seo-dan-supplemental-result.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/06/29/seo-dan-supplemental-result.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 15:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.niwakarya.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Banyak mungkin orang berpikir dengan SEO - Search Engine Optimization - akan menaikan rangking mereka di mesin pencari atau search engine, sehingga ketika orang mengetikan kata kunci tertentu - kebanyakan orang mengharapkan dengan kata kunci yang salah pun, website mereka akan tampil di halaman pertama - di mesin pencari website Anda muncul sebagai website yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Banyak mungkin orang berpikir dengan <a title="SEO" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Search_engine_optimization" target="_blank">SEO</a> - <em>Search Engine Optimization</em> - akan menaikan rangking mereka di mesin pencari atau <em>search engine</em>, sehingga ketika orang mengetikan kata kunci tertentu - kebanyakan orang mengharapkan dengan kata kunci yang salah pun, website mereka akan tampil di halaman pertama - di mesin pencari website Anda muncul sebagai website yang diharapkan. Tapi tunggu dulu, jika Anda mengharapkan dengan kata kunci yang salah pun website Anda sedang muncul, Anda sedang berusaha menyampah atau nge-<em>junk</em>.</p>
<p style="text-align: justify"><span id="more-55"></span></p>
<p style="text-align: justify">Alih-alih <a title="pagerank" href="http://en.wikipedia.org/wiki/PageRank" target="_blank">pagerank</a> naik, namun yang terjadi justru adalah website atau blog Anda tidak akan tampil sebagai halaman yang dituju bahkan di <em>banned</em> oleh raksasa mesin pencari : Google. Cara-cara kotor seperti menyalin halaman blog orang lain dari awal hingga akhir tidak akan berpengaruh banyak. Justru yang terjadi adalah sebaliknya, halaman website orang lain-lah yang akan naik peringkat dengan topik yang sama dalam mesin pencari.</p>
<p style="text-align: justify">Sebab-sebab lain adalah, website atau blog Anda mempunyai banyak link yang menuju ke halaman yang sama dari website itu sendiri atau konten yang terduplikasi baik sengaja atau tidak. Kemudian website atau blog Anda tidak mempunyai isi sama sekali. Jangan harap walaupun dalam waktu yang lama website atau blog Anda akan di <em>index</em> oleh Google. Yang terakhir adalah website atau blog Anda tidak ada yang pernah mengunjungi lalu mem-<em>bookmark</em>-nya atau menambahkan URL tautan yang mengarah ke website atau blog Anda. Inilah yang disebut dengan <a title="Supplemental Result" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Supplemental_Result" target="_blank">Suplemental Result</a>.</p>
<p style="text-align: justify">Didalam artikel yang ditulis di <a href="http://www.jimboykin.com/damned-to-google-hell-supplemental-results/" target="_blank">Damned to Google Hell - Supplemental Result</a> oleh JimBoykin dijelaskan dengan gamblang :</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Why does google put pages in the Supplemental Results?</strong><br />
I’ve been able to identify 3 main reasons:</p>
<ol>
<li> Duplicate Content - take someone elses content, get sent to Google Hell (Supplemental Results)</li>
<li>No Content - create pages with no content (remember the days of directories that would create 1 million pages with only 100 listing?) - empty pages get sent to Google Hell.</li>
<li>Orphaned web pages. Pages that no one links to, including yourself.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">
<p><strong>Now, for the dirt - how to get out.</strong></p>
<ol>
<li> If you stole content - change it.</li>
<li>If there’s no content - add some.</li>
<li>If it’s orphaned - link to it.</li>
</ol>
<p>Yang artinya kurang lebih sebagai berikut :</p>
<p><strong>Kenapa Google menampilkan halaman-halaman konten saya dalam Supplemental Results?</strong></p>
<ol>
<li> Isi atau konten yang terduplikasi, seperti meletakan 1 artikel didalam banyak kategori.</li>
<li>Tidak adanya isi atau konten, dan jangan coba-coba untuk membuat menduplikasi isi yang sama kedalam banyak halaman.</li>
<li>Orphaned alias website yang menyendiri, tidak ada yang peduli dengan website atau blog Anda sehingga Anda ditinggalkan, mungkin saja karena topiknya kurang menarik.</li>
</ol>
<p><strong>Lalu, apa yang mesti saya lakukan?</strong></p>
<ol>
<li>Jika Anda mempunyai artikel hasil menyalin habis-habisan, segera ganti dengan tulisan Anda yang menarik !</li>
<li>Jika website atau blog Anda tidak mempunyai isi sama sekali, isi <em>donk ah</em>, masa <em>males nulis</em>, <em>kan</em> punya blog sendiri.</li>
<li>Jangan menyendiri, cobalah bersosialisasi dengan tetangga dengan memasang <em>shoutbox</em>, <em>backtrack</em>, <em>digg</em> ikon, gabung di forum dengan <em>signature</em> alamat blog Anda sehingga akan semakin besar kemungkinan orang lain melirik ke alamat blog atau website Anda dan membacanya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify">Lalu bagaimana kita mengidentifikasi adanya Supplemental Results? Didalam artikel <a href="http://www.seobook.com/archives/002047.shtml" target="_blank">View All Your Google Supplemental Index Results</a> dijelaskan betapa sederhananya menggunakan fasilitas pencarian Google itu sendiri untuk mengetahuinya. Sederhana? Iya, sederhana. Anda cukup mengetikan :</p>
<p style="text-align: center"><em>site:www.alamatwebsiteAnda.com </em></p>
<p style="text-align: justify">didalam kotak pencarian Google. Nah, jika disana Anda dapati banyak sekali konten yang terduplikasi, sudah saatnya lah Anda memperbaiki <em>template</em> dan konten Anda. Dan cobalah untuk menjadi penulis yang baik dengan mempelajari seni menulis atau jurnalis. Selamat mencoba kawan!</p>
<p style="text-align: justify">Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.prchecker.info/updates.php#greybar" target="_blank">http://www.prchecker.info/updates.php#greybar</a></li>
<li><a href="http://www.jimboykin.com/damned-to-google-hell-supplemental-results/" target="_blank">http://www.jimboykin.com/damned-to-google-hell-supplemental-results/</a></li>
<li><a href="http://www.seobook.com/archives/002047.shtml" target="_blank">http://www.seobook.com/archives/002047.shtml</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/web/2008/06/29/seo-dan-supplemental-result.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>OsTube : Video Streaming ala YouTube</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/multimedia/2008/03/03/ostube-video-streaming-ala-youtube.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/multimedia/2008/03/03/ostube-video-streaming-ala-youtube.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 10:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Multimedia]]></category>

		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.palangkaraya.net/2008/03/03/ostube-video-streaming-ala-youtube/</guid>
		<description><![CDATA[Anda penikmat video streaming seperti YouTube atau layartancap? Atau Anda berkeinginan mengaplikasikan video streaming untuk video pembelajaran di sekolah atau kampus? Jika iya, maka jawabannya adalah OsTube.
OsTube di Indonesia telah diaplikasikan secara publik oleh ICT Pacitan. Salah satu artikel berbahasa Indonesia yang juga menulis tentang instalasi OsTube dapat Anda temukan di sini. Dan mungkin masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Anda penikmat video streaming seperti <a title="YouTube" href="http://www.youtube.com">YouTube</a> atau <a title="Layar Tancap" href="http://www.layartancap.com">layartancap</a>? Atau Anda berkeinginan mengaplikasikan video streaming untuk video pembelajaran di sekolah atau kampus? Jika iya, maka jawabannya adalah <a title="OsTube" href="http://www.ostube.de">OsTube</a>.</p>
<p align="justify"><span id="more-35"></span>OsTube di Indonesia telah diaplikasikan secara publik oleh <a title="ICT Pacitan" href="http://media.ictpacitan.net">ICT Pacitan</a>. Salah satu artikel berbahasa Indonesia yang juga menulis tentang instalasi OsTube dapat Anda temukan di <a title="Lustan" href="http://lustan.wordpress.com/2008/02/13/streaming-server-with-ostube/">sini</a>. Dan mungkin masih banyak lagi baik di sekolah maupun di universitas di Indonesia baik secara publik maupun lokal node. Namun perlu diingat jika ingin mengaplikasikannya untuk publik, Anda harus menyediakan bandwith berlebih.</p>
<p align="justify">OsTube sendiri dirilis dalam 3 versi : Community Edition, Professional Edtion dan Enterprise Edition. Edisi Community Edition adalah versi gratis dari Ostube.</p>
<p align="justify">Berikut screenshot dari OsTube :</p>
<p align="justify"><img class="alignnone size-medium wp-image-41" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/white.jpg" alt="" width="99" height="138" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-42" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/vintage.jpg" alt="" width="97" height="136" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-43" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/sunshine.jpg" alt="" width="97" height="136" /></p>
<p align="justify"><img class="alignnone size-medium wp-image-44" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/spring.jpg" alt="" width="99" height="138" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-45" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/mamba.jpg" alt="" width="99" height="138" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-46" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/hightek.jpg" alt="" width="99" height="138" /><a href="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/spring.jpg"> </a></p>
<p align="justify">Untuk lebih lengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<p align="justify"><a title="OsTube" href="http://www.ostube.de">http://www.ostube.de</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/multimedia/2008/03/03/ostube-video-streaming-ala-youtube.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Openfire dan Spark : Alternatif Chat Messenger Server dan Client</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/01/14/openfire-dan-spark-alternatif-chat-messenger-server-dan-client.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/01/14/openfire-dan-spark-alternatif-chat-messenger-server-dan-client.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 23:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.palangkaraya.net/2008/01/14/openfire-dan-spark-alternatif-chat-messenger-server-dan-client/</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak kenal dengan Yahoo Messenger, Google Talk dan MSN ? Saat ini ke 3 buah aplikasi chat messenger tersebut tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari para netter. Baik untuk hanya untuk sekedar ngobrol biasa hingga transaksi bisnis. Namun dibalik itu semua ada satu hal yang sangat mengganjal bagi pengguna di lingkungan jaringan lokal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Siapa yang tidak kenal dengan <em>Yahoo Messenger</em>, <em>Google Talk</em> dan <em>MSN</em> ? Saat ini ke 3 buah aplikasi <em>chat messenger</em> tersebut tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari para <em>netter</em>. Baik untuk hanya untuk sekedar ngobrol biasa hingga transaksi bisnis. Namun dibalik itu semua ada satu hal yang sangat mengganjal bagi pengguna di lingkungan jaringan lokal berskala medium yang ingin saling mengirim pesan atau berkas, apalagi kalau bukan akses internet.</p>
<p align="justify"><span id="more-27"></span>Jaringan lokal berskala medium seperti apa yang saya maksud ? Kita ambil contoh jaringan antar sekolah : laboratorium komputer, ruang guru dan kelas, satu buah gedung berlantai 3 yang saling terhubung dalam jaringan berbasis TCP/IP, atau bahkan jaringan <em>local loop</em> seperti yang pernah saya bahas pada <a title="File Server dan VPN Gateway dengan SME Server" href="http://mujie.blog.niwakarya.com/2007/12/23/file-server-dan-vpn-gateway-dengan-sme-server/">File Server dan VPN Gateway dengan SME Server</a> .</p>
<p align="justify">Untunglah ada protokol <a title="XMMP" href="http://www.xmmp.org">XMMP</a> atau yang lebih dikenal dengan <a title="Jabber" href="http://www.jabber.org">Jabber</a>. <em>Nah</em>, saat ini para pengembang komunitas <em>open source</em> telah ikut ambil bagian dalam pengembangan aplikasi <em>messenger server</em> dan <em>messenger client</em>. Salah satunya yang cukup populer (sumber : <em>rating future score</em> dari <a href="http://www.jabber.org/software/servers.shtml">http://www.jabber.org/software/servers.shtml</a>) dan mempunyai banyak fasilitas adalah <a title="Openfire" href="http://www.igniterealtime.org/projects/openfire/index.jsp">Openfire</a> yang bertindak sebagai <em>messenger server</em> dan <a title="Spark" href="http://www.igniterealtime.org/projects/spark/index.jsp">Spark</a> sebagai <em>client messenger</em>. <em>Openfire</em> berjalan di atas Linux, sedangkan <em>Spark </em>dapat menggunakan versi MS Windows maupun Linux.</p>
<p align="justify">Di Indonesia, dari hasil pencarian saya di <em>google search engine</em>, pengimplementasian <em>Jabber</em> berskala medium pernah dilakukan oleh <a href="http://yulian.firdaus.or.id">bung Jay</a> dengan jabber.or.id-nya (non aktif), kemudian Unila yang beralamat di <a href="http://chat.unila.ac.id/">http://chat.unila.ac.id/</a>.</p>
<p align="justify">Berikut contoh <em>screenshoot</em> yang diambil dari Spark :</p>
<p align="justify">
<p align="justify"><img class="alignnone size-medium wp-image-47" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/spark_file_transfer_receiving.jpg" alt="" width="250" height="264" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-48" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/spark_gateway_roster-193x300.jpg" alt="" width="193" height="300" /></p>
<p align="justify">Menarik bukan? Untuk informasi lebih jauh tentang <em>Jabber</em>, <em>Openfire</em> dan <em>Spark</em>, silahkan Anda berkunjung ke :</p>
<ul>
<li><a title="XMMP" href="http://www.xmmp.org">www.xmmp.org</a></li>
<li><a title="Jabber" href="http://www.jabber.org">www.jabber.org</a></li>
<li><a title="Ignite Realtime" href="http://www.igniterealtime.org/">www.igniterealtime.org</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2008/01/14/openfire-dan-spark-alternatif-chat-messenger-server-dan-client.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Script dan Schedule di Mikrotik OS</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/mikrotik/2007/12/24/script-dan-schedule-di-mikrotik-os.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/mikrotik/2007/12/24/script-dan-schedule-di-mikrotik-os.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 02:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mikrotik]]></category>

		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.palangkaraya.net/2007/12/24/script-dan-schedule-di-mikrotik-os/</guid>
		<description><![CDATA[Haha.. pas lagi searching pada rame topik tentang script dan schedule (penjadwalannya) di Mikrotik. Topik yang bagus buat naikin ini blog ke mister gugel. Lagian habis itu pada rame maen copy paste trus masukin di blog-nya masing-masing tanpa menyertakan sumber?!. Ada juga yang ironis mengklaim blog-nya dengan banner kecil bertuliskan &#8220;tidak sembarang copy paste&#8221;, padahal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Haha.. pas lagi searching pada rame topik tentang script dan schedule (penjadwalannya) di <a title="Mikrotik" href="http://www.mikrotik.com">Mikrotik</a>. Topik yang bagus buat naikin ini <a title="Mujie on the Net" href="http://mujie.blog.palangkaraya.net">blog</a> ke mister <a title="Google" href="http://www.google.com">gugel</a>. Lagian habis itu pada rame maen copy paste trus masukin di blog-nya masing-masing tanpa menyertakan sumber?!. Ada juga yang ironis mengklaim blog-nya dengan banner kecil bertuliskan &#8220;tidak sembarang copy paste&#8221;, padahal nyontek persis sama, <strong>wtf</strong> ! Mudahan bukan Anda.</p>
<p align="justify">Silahkan Anda copy tulisan saya jika ada yang ingin diambil, tidak perlu menyertakan sumber juga tidak apa-apa, tetapi jangan suka mengklaim yah :). Ok, kita lanjut! Disini saya akan memberikan contoh untuk menghidupkan dan mematikan koneksi pelanggan pada jam tertentu di Mikrotik Router OS.</p>
<p><span id="more-24"></span>Misalnya IP Address pelanggan yang telah kita set dan kita berikan src-nat IP publik (diasumsikan tidak melewati proxy) di Mikrotik adalah : <strong>172.168.1.0/30</strong></p>
<p><strong>1.</strong> Login ke Mikrotik OS Anda, lalu ketik :</p>
<p><em>system script</em></p>
<p><strong>2.</strong> Ketik script untuk mematikan koneksi pelanggan ke arah publik:</p>
<p><em>add name=&#8221;pelanggan-off&#8221; \<br />
policy=ftp,read,write,policy,winbox,password \<br />
source={/ip firewall nat set [/ip firewall nat find \<br />
src-address=172.168.1.0/30] disabled=yes}</em></p>
<p><strong>3.</strong> Sedangkan script untuk menghidupkan koneksi pelanggan ke arah publik:</p>
<p><em>add name=&#8221;pelanggan-on&#8221; \<br />
policy=ftp,read,write,policy,winbox,password \<br />
source={/ip firewall nat set [/ip firewall nat find \<br />
src-address=172.168.1.0/30] disabled=no}</em></p>
<p align="justify"><strong>4.</strong> Lalu, langkah terakhir adalah menentukan jam kapan pelanggan harus terkoneksi ke publik (internet)  atau mematikan IP publik pelanggan yang telah kita masukan kedalam script tadi. Misalnya kita tentukan jam hidup koneksi pada pukul <strong>09.00-14.30</strong>, sedangkan waktu matinya koneksi pada pukul <strong>14.31 - 08.59</strong>. Cukup kita panggil nama scriptnya didalam schedule :</p>
<p><em>.. scheduler</em></p>
<p><em>add name=hidup09-1430 start-time=09:00:00 \<br />
interval=1d on-event=pelanggan-on</em></p>
<p><em>add name=mati1431-0859 start-time=14:31:00 \<br />
interval=1d on-event=pelanggan-off</em></p>
<p>Beres :). Selamat mencoba bos!. Lebih jauh tentang Mikrotik scripting silahkan ke link berikut :</p>
<ul>
<li><a title="Mikrotik Wiki" href="http://wiki.mikrotik.com/wiki/Scripts">http://wiki.mikrotik.com/wiki/Scripts</a></li>
<li><a title="Mikrotik Internasional" href="http://www.mikrotik.com/">http://www.mikrotik.com/</a></li>
<li><a title="Mikrotik Indonesia" href="http://www.mikrotik.co.id/">http://www.mikrotik.co.id/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/mikrotik/2007/12/24/script-dan-schedule-di-mikrotik-os.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>File Server dan VPN Gateway dengan SME Server</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2007/12/23/file-server-dan-vpn-gateway-dengan-sme-server.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2007/12/23/file-server-dan-vpn-gateway-dengan-sme-server.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2007 14:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.palangkaraya.net/2007/12/23/file-server-dan-vpn-gateway-dengan-sme-server/</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh sangat di sayangkan daerah yang mengimplementasikan internet untuk saling berbagi berkas dan data, akan tetapi data tersebut sebenarnya digunakan hanya untuk kepentingan internal saja. Belum lagi ditemuinya beberapa kelemahan dalam praktek sehari-hari, seperti misalnya :

Hilangnya data
Serangan virus, spyware, malware
Tidak teroganisasinya berkas dan data dengan baik
Penggunaan tidak semestinya

Disini, saya akan berikan kasus yang pernah saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh sangat di sayangkan daerah yang mengimplementasikan internet untuk saling berbagi berkas dan data, akan tetapi data tersebut sebenarnya digunakan hanya untuk kepentingan internal saja. Belum lagi ditemuinya beberapa kelemahan dalam praktek sehari-hari, seperti misalnya :</p>
<ul>
<li>Hilangnya data</li>
<li>Serangan virus, spyware, malware</li>
<li>Tidak teroganisasinya berkas dan data dengan baik</li>
<li>Penggunaan tidak semestinya</li>
</ul>
<p><span id="more-23"></span>Disini, saya akan berikan kasus yang pernah saya tangani di salah satu kabupaten, dimana kabupaten sebagai pusat berkas dan data, lalu kecamatan-kecamatan yang ada sebagai penyuplai berkas dan data. Ada beberapa acuan yang saya gunakan :</p>
<ul>
<li>Tidak merubah budaya kerja yang selama ini sudah berjalan</li>
<li>Tidak melibatkan develop aplikasi desktop</li>
<li>Mudah dalam pengoperasian dan minim perawatan</li>
<li>Teroganisasinya data dan berkas</li>
<li>Tidak terhubung ke internet secara langsung (hanya penggunaan internal)</li>
<li>Menghubungkan kecamatan-kecamatan yang sulit dijangkau transportasi dan komunikasi</li>
<li>Meminimalis terjadinya gangguan dan kebocoran data</li>
</ul>
<p>Perhatikan gambar berikut :</p>
<p style="text-align: center"><img class="alignnone size-medium wp-image-49 aligncenter" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/tutor_sme-300x127.jpg" alt="" width="300" height="127" /></p>
<p align="justify">
<p align="justify">Di <strong>Site B</strong> kita install <a title="SME Server" href="http://www.smeserver.org/">SME Server</a> (ditandai dengan lingkaran warna merah), kemudian di <strong>Site A</strong> melakukan koneksi <a title="Virtual Private Network" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vpn">VPN</a> ke <strong>Site B</strong>, dimana SME Server sudah mempunyai VPN Server tersendiri, baru melakukan transfer berkas dan data (dokumen, photo) menggunakan fasilitas <a title="Network_Neighborhood" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Network_Neighborhood">Network Neighborhood</a> / <a title="Workgroup" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Workgroup">Workgroup</a> layaknya file sharing seperti biasa jika end user menggunakan MS Windows, atau menggunakan <a title="Samba" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Samba_%28software%29">Samba</a> jika end user menggunakan Linux. Tidak merubah budaya kerja artinya, end user tetap mengetik di aplikasi pengolah kata dan menyimpannya.</p>
<p align="justify">Manajemen user dan directory di SME Server menggunakan antar muka web base yang bisa di akses darimana saja selama masih terhubung dalam satu jaringan. Jika Anda sedikit cerdik, Anda juga bisa menginstall aplikasi chat atau messenger server untuk komunikasi antar node.</p>
<p align="justify">Koneksi antar kedua site menggunakan akses <a title="Local Loop" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Local_loop">local loop</a>, dimana harga bandwithnya lebih murah dan lebih besar dibandingkan dengan harga bandwith yang sama ke internet. Local loop biasanya digunakan oleh bank, kantor pemerintahan dan militer untuk melakukan transaksi antar cabang atau saling berbagi data, namun terisolasi dari dunia luar.</p>
<p align="justify">Untuk lebih jelas tentang SME Server, Anda bisa mengunjungi :</p>
<ul>
<li><a title="SME Server" href="http://www.smeserver.org/">http://www.smeserver.org/</a></li>
<li><a title="SME Wiki" href="http://wiki.contribs.org/">http://wiki.contribs.org/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mujie.blog.niwakarya.com/jaringan/2007/12/23/file-server-dan-vpn-gateway-dengan-sme-server.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Free Control Panel untuk Webhosting</title>
		<link>http://mujie.blog.niwakarya.com/linux/2007/12/21/free-control-panel-untuk-webhosting.html</link>
		<comments>http://mujie.blog.niwakarya.com/linux/2007/12/21/free-control-panel-untuk-webhosting.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 19:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mujie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mujie.blog.palangkaraya.net/2007/12/21/free-control-panel-untuk-webhosting/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin teman-teman sekalian pernah mempunyai impian untuk mengelola hosting dengan control panel yang berbasis web, agar memudahkan dalam pengelolaannya. Akan tetapi terkendala dengan mahalnya harga lisensi control panel hosting. Jangan putus asa kawan, di internet tersedia beberapa control panel gratisan untuk hosting. Tidak percaya ?
 Saya sendiri dibantu oleh rekan-rekan teknis dan beberapa forum sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Mungkin teman-teman sekalian pernah mempunyai impian untuk mengelola hosting dengan control panel yang berbasis web, agar memudahkan dalam pengelolaannya. Akan tetapi terkendala dengan mahalnya harga lisensi control panel hosting. Jangan putus asa kawan, di internet tersedia beberapa control panel gratisan untuk hosting. Tidak percaya ?</p>
<p align="justify"><span id="more-13"></span> Saya sendiri dibantu oleh rekan-rekan teknis dan beberapa forum sudah mengaplikasikan control panel gratisan tersebut di tempat saya bekerja, yang tentu saja digunakan untuk pengelolaan website internal perusahaan dan saya belum pernah mencobanya dalam skala besar. Namun tidak ada salahnya jika kawan-kawan berencana untuk menggunakannya sebagai alat bantu berjualan hosting dengan biaya yang minimal, ya kan?. Yang terpenting selalu ikuti perkembangan update, patch dan update terbaru dari control panel yang Anda pergunakan, baik di forum maupun milis support yang disediakan oleh developer control panel tersebut. Jangan segan-segan untuk bertanya atau menyampaikan adanya <em>error</em> di forum dan milis.</p>
<p align="justify">Berikut adalah daftar control panel gratisan untuk webhosting yang saya maksud :</p>
<ul>
<li><a title="ispCP Omega" href="http://www.isp-control.net/">ispCP Omega : http://www.isp-control.net/ </a></li>
</ul>
<p><img style="border: 0pt none" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2007/12/omega.jpg" border="1" alt="ispCP Omega" /></p>
<ul>
<li><a title="RavenCore" href="http://www.ravencore.com/">RavenCore : http://www.ravencore.com/<br />
</a></li>
</ul>
<p><img style="border: 0pt none" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2007/12/ravencore.jpg" border="1" alt="RavenCore" /></p>
<ul>
<li><a title="ispConfig" href="http://www.ispconfig.org/">ispConfig : http://www.ispconfig.org/</a></li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-50" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/ispconfig.jpg" alt="" width="400" height="236" /></p>
<ul>
<li><a title="web-cp" href="http://www.web-cp.net/">web://CP (baca : web-cp) : http://www.web-cp.net/</a></li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-51" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/webcp.jpg" alt="" width="400" height="269" /></p>
<ul>
<li><a title="SysCP" href="http://www.syscp.de/">SysCP : http://www.syscp.de/</a></li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-52" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/syscp.jpg" alt="" width="400" height="290" /></p>
<ul>
<li><a title="ezAdmin" href="http://dev.planet-work.net/">ezAdmin : http://dev.planet-work.net/</a></li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-53" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/ezadmin.jpg" alt="" width="400" height="240" /></p>
<ul>
<li><a title="Vhffs" href="http://www.vhffs.org">Vhffs : http://www.vhffs.org</a></li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-54" src="http://mujie.blog.niwakarya.com/files/2008/06/vhffs.jpg" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p align="justify">Saran saja dari saya, jangan gunakan <a title="VHCS" href="h