// you’re reading...

Jaringan

Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux

Berikut adalah materi linux dan jaringan sederhana yang pernah saya sampaikan kepada guru-guru TI di SMK-3 Palangka Raya.

Contoh kasus Kita mempunyai informasi sebagai berikut :

1. IP Address 172.10.11.2 netmask 255.255.255.252 gateway 172.10.11.1 dari ISP.

2. Primary DNS 202.11.22.33, secondary DNS 202.22.33.44 dari ISP.

3. Kita ingin membuat jaringan lokal kita sesuai gambar skema berikut :

Skema jaringan

4. Ethernet devices yang menghadap ke internet kita beri nama eth0

5. Ethernet devices yang menghadap ke jaringan lokal kita beri nama eth1

6. Banyaknya komputer didalam lab yang terhubung ke switch hub melalui kabel UTP sebanyak 5 komputer

7. Banyaknya laptop yang terhubung ke Access Point (AP) sebanyak 3 laptop (misalnya untuk 2 guru dan 1 tata usaha).

6. IP Address terbagi atas 4 group :

  • IP Address DHCP lab komputer
  • IP Address static 2 guru
  • IP Address static 1 tata usaha
  • IP Address Access Point

Langkah - langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Set IP Address di router server, eth0 dengan IP Address dari ISP.

Syntax :

ifconfig <interface> <ip address> netmask <subnetmask> broadcast <ip broadcast>
route add -net <ip address> netmask <subnetmask> gw <ip gateway> dev <interface>

Implementasi :

ifconfig eth0 172.10.11.2 netmask 255.255.255.252 broadcast 172.10.11.3
route add -net 172.10.11.0 netmask 255.255.255.252 gw 172.10.11.1 dev eth0

2. Set IP Address untuk ke 4 group tersebut di eth1 ditambah dengan IP Address sebagai gateway utama Acess Point (AP).

Implementasi :

ifconfig eth1 192.168.1.1 netmask 255.255.255.248 broadcast 192.168.1.7
ifconfig eth1:0 192.168.2.1 netmask 255.255.255.252 broadcast 192.168.2.3
ifconfig eth1:1 192.168.3.1 netmask 255.255.255.252 broadcast 192.168.3.3
ifconfig eth1:2 192.168.4.1 netmask 255.255.255.252 broadcast 192.168.4.3
ifconfig eth1:3 10.5.4.1 netmask 255.255.255.252 broadcast 10.5.4.3

3. Arahkan ke 4 group tersebut ke IP Address yang diberikan ISP agar paket dari IP Address jaringan lokal dapat diteruskan ke luar atau ke internet, kecuali untuk IP Address milik Access Point, menggunakan perintah iptables.

Syntax :

iptables -t nat -A POSTROUTING -o <device to internet> -s \
<ip address from local dev> -j SNAT –to-source <internet ip address>

Implementasi :

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.1.0/24 -j SNAT –to-source 172.10.11.2
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.2.0/30 -j SNAT –to-source 172.10.11.2
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.3.0/30 -j SNAT –to-source 172.10.11.2
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.4.0/30 -j SNAT –to-source 172.10.11.2
Bookmark : These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • blogmarks
  • Blue Dot
  • Furl
  • Netscape
  • Slashdot
  • Smarking
  • Taggly
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Spurl
  • co.mments
  • Linkter
  • MisterWong
  • MyShare
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • ThisNext
  • connotea
  • DotNetKicks
  • PlugIM
  • Simpy

Pages: 1 2 3

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Discussion

3 comments for “Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux”

  1. [...] Pertama, kita pastikan terlebih dahulu apakah IP address telah di assign didalam interface (eth) baik itu address secara fisik maupun secara virtual, dan berapa banyak IP address yang tersedia dengan perintah ifconfig. Jika belum, atau Anda ingin mempelajarinya bagaimana cara meng-assign IP address secara virtual sebaiknya Anda baca artikel saya yang lain yaitu Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux. [...]

    Posted by :: Mujie on the Net :: | Squid Proxy dengan Multiple IP Address | June 26, 2009, 1:27 pm
  2. @Rahman :
    Jikalau hanya untuk menghubungkan 2 komputer saja dengan kabel UTP, Anda dapat menggunakan kabel UTP type cross, tanpa menggunakan switch hub. Namun jika ingin menghubungkan lebih dari 2 komputer, sebaiknya menggunakan switch hub. Caranya sebagai berikut :

    1. Pasang dan install driver LAN card (NIC) di ke 2 komputer.
    2. Kabel UTP cross dengan konektor RJ45 di kedua ujungnya tidak boleh lebih dari 100 meter.
    3. Set IP address komputer A dengan alamat 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 dan komputer B dengan alamat 192.168.0.2 netmask 255.255.255.0 melalui TCP/IP properties didalam Network Connection pada masing-masing komputer.
    4. Samakan Workgroup di kedua komputer, dengan mengklik kanan pada My Computer -> Properties.
    5. Lakukan ping dari komputer A ke komputer B. Dengan mengetikkan pada command prompt (DOS Prompt) : ping 192.168.0.2 .Begitu juga sebaliknya dari komputer B, ping ke alamat 192.168.0.1

    Jika muncul ping reply, bearti konfigurasi Anda sudah benar. Anda dapat melakukan sharing file di kedua komputer maupun berbagi printer.

    Semoga berhasil ya :)

    Posted by mujie | May 18, 2008, 12:25 am
  3. Mas mujie saya punya 2 komputer di rumah, saya mau pasang Lan card dengan switch hub. gimana set up nya dari awal sampe akhir.. maklum masih awam..

    Posted by Rahman | May 17, 2008, 11:12 pm

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.

Click to hear an audio file of the anti-spam word