// you’re reading...

Jaringan

Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux

4. Aktifkan IP4 forwarding

echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

5. Simpan perintah poin 1 - 4 di /etc/rc.d/rc.local 6. Set file DNS agar dapat menjalankan DNS lokal, file /etc/named.conf dengan isi sebagai berikut :

options { directory “/var/named”;

forward only;

forwarders {

202.11.22.33; 202.22.33.44;

};

};

Dan file /etc/resolv.conf dengan IP Address masing-masing yang telah di set di eth1, dengan :

search smk3.com
nameserver 202.11.22.33
nameserver 202.22.33.44
nameserver 192.168.1.1 #lab komputer
nameserver 192.168.2.1 #guru A
nameserver 192.168.3.1 #guru B
nameserver 192.168.4.1 #tata usaha

Lalu ketik perintah :

killall named
named
Bookmark : These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • blogmarks
  • Blue Dot
  • Furl
  • Netscape
  • Slashdot
  • Smarking
  • Taggly
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Spurl
  • co.mments
  • Linkter
  • MisterWong
  • MyShare
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • ThisNext
  • connotea
  • DotNetKicks
  • PlugIM
  • Simpy

Pages: 1 2 3

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Discussion

3 comments for “Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux”

  1. [...] Pertama, kita pastikan terlebih dahulu apakah IP address telah di assign didalam interface (eth) baik itu address secara fisik maupun secara virtual, dan berapa banyak IP address yang tersedia dengan perintah ifconfig. Jika belum, atau Anda ingin mempelajarinya bagaimana cara meng-assign IP address secara virtual sebaiknya Anda baca artikel saya yang lain yaitu Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux. [...]

    Posted by :: Mujie on the Net :: | Squid Proxy dengan Multiple IP Address | June 26, 2009, 1:27 pm
  2. @Rahman :
    Jikalau hanya untuk menghubungkan 2 komputer saja dengan kabel UTP, Anda dapat menggunakan kabel UTP type cross, tanpa menggunakan switch hub. Namun jika ingin menghubungkan lebih dari 2 komputer, sebaiknya menggunakan switch hub. Caranya sebagai berikut :

    1. Pasang dan install driver LAN card (NIC) di ke 2 komputer.
    2. Kabel UTP cross dengan konektor RJ45 di kedua ujungnya tidak boleh lebih dari 100 meter.
    3. Set IP address komputer A dengan alamat 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 dan komputer B dengan alamat 192.168.0.2 netmask 255.255.255.0 melalui TCP/IP properties didalam Network Connection pada masing-masing komputer.
    4. Samakan Workgroup di kedua komputer, dengan mengklik kanan pada My Computer -> Properties.
    5. Lakukan ping dari komputer A ke komputer B. Dengan mengetikkan pada command prompt (DOS Prompt) : ping 192.168.0.2 .Begitu juga sebaliknya dari komputer B, ping ke alamat 192.168.0.1

    Jika muncul ping reply, bearti konfigurasi Anda sudah benar. Anda dapat melakukan sharing file di kedua komputer maupun berbagi printer.

    Semoga berhasil ya :)

    Posted by mujie | May 18, 2008, 12:25 am
  3. Mas mujie saya punya 2 komputer di rumah, saya mau pasang Lan card dengan switch hub. gimana set up nya dari awal sampe akhir.. maklum masih awam..

    Posted by Rahman | May 17, 2008, 11:12 pm

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.

Click to hear an audio file of the anti-spam word