// you’re reading...

Jaringan

Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux

6. Set file konfigurasi DHCP untuk lab komputer di /etc/dhcpd.conf dengan isi sebagai berikut :

ddns-update-style interim;
ignore client-updates;
subnet 192.168.1.0
netmask 255.255.255.0
{ range 192.168.1.5 192.168.1.20; #membatasi range IP Address
default-lease-time 86400; #waktu expired IP Address per host hanya 1 hari
max-lease-time 86400;
option routers 192.168.1.1; #IP Address gateway di host
option ip-forwarding off;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option domain-name-servers 192.168.1.1; #DNS lokal komputer lab
}

Lalu jalankan dengan mengetik : /usr/sbin/dhcpd eth1

Simpan juga perintah tersebut di file /etc/rc.d/rc.local

7. Set IP Address (Access Point) AP dengan 10.5.4.2 netmask 255.255.255.252 gateway 10.5.4.1

8. Set IP Address computer yang berada di lab komputer dengan IP Address DHCP

9. Set IP Address guru pertama dengan 192.168.2.2 netmask 255.255.255.252 gateway 192.168.2.1 dan DNS nya 192.168.2.1

10. Set IP Address guru kedua dengan 192.168.3.2 netmask 255.255.255.252 gateway 192.168.3.1 dan DNS nya 192.168.3.1

11. Set IP Address tata usaha dengan 192.168.4.2 netmask 255.255.255.252 gateway 192.168.4.1 dan DNS nya 192.168.4.1

12. Lakukan ping dari masing-masing client menuju ke router server atau ke gateway masing-masing client dan lakukan juga ping ke gateway IP Address dari ISP. Jika hasil ping menunjukan ping reply, konfigurasi kita telah selesai. Pemisahan IP Address secara group memudahkan untuk monitoring jaringan, juga nanti memudahkan misalnya dilakukan penambahan Squid proxy, bandwith manager dan firewall di sisi router server untuk menangani masing-masing group.

Berikut tabel netmask

Bits

Netmask

Host

/24

255.255.255.0

255

/25

255.255.255.128

127

/26

255.255.255.192

63

/27

255.255.255.224

31

/28

255.255.255.240

15

/29

255.255.255.248

7

/30

255.255.255.252

3

Dengan melihat tabel netmask diatas, kita dapat merencanakan maksimal banyaknya host yang akan kita hubungkan kedalam jaringan.

Bookmark : These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • blogmarks
  • Blue Dot
  • Furl
  • Netscape
  • Slashdot
  • Smarking
  • Taggly
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Spurl
  • co.mments
  • Linkter
  • MisterWong
  • MyShare
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • ThisNext
  • connotea
  • DotNetKicks
  • PlugIM
  • Simpy

Pages: 1 2 3

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Discussion

3 comments for “Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux”

  1. [...] Pertama, kita pastikan terlebih dahulu apakah IP address telah di assign didalam interface (eth) baik itu address secara fisik maupun secara virtual, dan berapa banyak IP address yang tersedia dengan perintah ifconfig. Jika belum, atau Anda ingin mempelajarinya bagaimana cara meng-assign IP address secara virtual sebaiknya Anda baca artikel saya yang lain yaitu Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux. [...]

    Posted by :: Mujie on the Net :: | Squid Proxy dengan Multiple IP Address | June 26, 2009, 1:27 pm
  2. @Rahman :
    Jikalau hanya untuk menghubungkan 2 komputer saja dengan kabel UTP, Anda dapat menggunakan kabel UTP type cross, tanpa menggunakan switch hub. Namun jika ingin menghubungkan lebih dari 2 komputer, sebaiknya menggunakan switch hub. Caranya sebagai berikut :

    1. Pasang dan install driver LAN card (NIC) di ke 2 komputer.
    2. Kabel UTP cross dengan konektor RJ45 di kedua ujungnya tidak boleh lebih dari 100 meter.
    3. Set IP address komputer A dengan alamat 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 dan komputer B dengan alamat 192.168.0.2 netmask 255.255.255.0 melalui TCP/IP properties didalam Network Connection pada masing-masing komputer.
    4. Samakan Workgroup di kedua komputer, dengan mengklik kanan pada My Computer -> Properties.
    5. Lakukan ping dari komputer A ke komputer B. Dengan mengetikkan pada command prompt (DOS Prompt) : ping 192.168.0.2 .Begitu juga sebaliknya dari komputer B, ping ke alamat 192.168.0.1

    Jika muncul ping reply, bearti konfigurasi Anda sudah benar. Anda dapat melakukan sharing file di kedua komputer maupun berbagi printer.

    Semoga berhasil ya :)

    Posted by mujie | May 18, 2008, 12:25 am
  3. Mas mujie saya punya 2 komputer di rumah, saya mau pasang Lan card dengan switch hub. gimana set up nya dari awal sampe akhir.. maklum masih awam..

    Posted by Rahman | May 17, 2008, 11:12 pm

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.

Click to hear an audio file of the anti-spam word