Bagian-bagian yang kita konfigurasi didalam BIND yang biasa disebut dengan zone, diantaranya adalah :
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh konfigurasi berikut :
$ORIGIN contohdomain.com
$TTL 86400
@IN SOA dns1.contohdomain.com. hostmaster.contohdomain.com. (
09082008 ; serial
21600 ; refresh setelah 6 jam
3600 ; coba setelah 1 jam
604800 ; tidak berlaku setelah 1 minggu
86400 ) ; minimum TTL 1 hari
IN NS dns1.contohdomain.com.
IN NS dns2.contohdomain.com.
IN MX 10 mail.contohdomain.com.
IN A 192.168.1.20
server1 IN A 192.168.1.20
server2 IN A 172.168.2.4
dns1 IN A 172.168.1.1
dns2 IN A 172.168.1.2
www IN CNAME server1
webmail IN CNAME server2Nanti lagi lanjut….
Pages: 1 2
Manage DNS, dengan metode ini kita dapat memasukkan nama server dari hosting yang kita pakai.
jadi lebih terlihat profesional karena alamat hosting yang asli akan tertutup dan selanjutnya
akan digantikan oleh namaanda.com (mis Domain)
hehe,, bagus2 ngerti dah jadi nya jie,hehe,, kemarin belajar linux masih burem2,,bisa bikinnya tapi ga tau arti tiap kata2 nya hehe,,