Kali ini kita akan membahas sedikit trik dalam penggunanaan Squid proxy, agar dapat memakai seluruh atau banyak IP address yang sudah ter-assign didalam sebuah server. Mengapa tidak hanya menggunakan 1 IP address saja misalnya. Dalam kondisi tertentu memang penggunaan 1 IP proxy sudah cukup membantu, akan tetapi bagaimana jika misalnya saja Anda atau perusahaan tempat Anda bekerja menginginkan penggunaan proxy yang redundant (cache peer) untuk menghindari beberapa hal seperti : bottleneck, pemblokiran oleh website tertentu karena IP proxy yang sama. Atau saat ini Anda sedang berlangganan 2 koneksi ISP atau lebih.
Saya tahu, tidak semua orang senang dengan penggunaan proxy ketika berlangganan ke sebuah ISP, apalagi jika ISP tersebut seperti “memaksa” meredirect pelanggannya untuk menggunakan proxy yang telah mereka bangun, karena pelanggan merasa dibatasi. Atau Anda misalnya saja seorang pekerja kantoran yang menggunakan akses kantor dan ketika ingin membuka website tertentu tiba-tiba saja terblokir oleh proxy. Asumsi ini bahwa ini adalah suatu langkah yang bijak bisa jadi benar iya atau bisa juga tidak. Tapi saya tidak akan membahas ke arah sana, karena topik utama yang ingin kita bahas, seperti yang sudah sudah saya singgung diatas adalah mengenai penggunaan banyak IP address yang telah di assign didalam sebuah proxy server agar dapat diggunakan semuanya oleh Squid daemon.
Disini saya menggunakan Linux sebagai OS base proxy server dan tentu saja Squid sebagai proxy-nya. Ada 2 skenario yang bisa kita aplikasikan, tergantung dari bagaimana rencana yang Anda ingin terapkan, yaitu :
Pertama, kita pastikan terlebih dahulu apakah IP address telah di assign didalam interface (eth) baik itu address secara fisik maupun secara virtual, dan berapa banyak IP address yang tersedia dengan perintah ifconfig. Jika belum, atau Anda ingin mempelajarinya bagaimana cara meng-assign IP address secara virtual sebaiknya Anda baca artikel saya yang lain yaitu Mengenal IP Static, DHCP, Virtual IP, Virtual DNS dan Routing di Linux.
Kedua, pastikan Anda sudah melakukan instalasi Squid proxy dengan benar dan berjalan dengan baik.
Ketiga, jika Anda menggunakan teori skenario nomor 1 seperti diatas, Anda sudah terlebih dahulu menentukan IP address dan netmask jaringan client. Sedangkan untuk teori skenario nomor 2 Anda tidak perlu melakukannya. Disini saya tidak akan menjelaskan bagaimana menggunakan iptables firewall atau routing.
Misalnya saja kita ketahui IP address client masing-masing adalah 192.168.1.0/24 dan 172.168.5.0/24. Sedangkan IP address yang terdapat di proxy server adalah 202.11.22.2, 203.33.44.3 dan 114.66.77.9. Port proxy yang ingin kita gunakan secara global adalah port 8081.
http_port 202.11.22.2:8081 http_port 203.33.44.3:8081 http_port 114.66.77.9:8081
acl client1 src 192.168.1.0/24 acl client2 src 172.168.5.0/24
tcp_outgoing_address 202.11.22.2 client1 tcp_outgoing_address 203.33.44.3 client2 tcp_outgoing_address 114.66.77.9
squid -k reconfigure
Misalnya saja IP address yang terdapat di proxy server adalah 202.11.22.2, 203.33.44.3 dan 114.66.77.9. Port proxy yang ingin kita gunakan secara global adalah port 8081.
http_port 202.11.22.2:8081 http_port 203.33.44.3:8081 http_port 114.66.77.9:8081
acl ip1 myip 202.11.22.2 acl ip2 myip 203.33.44.3 acl ip3 myip 114.66.77.9
tcp_outgoing_address 202.11.22.2 ip1 tcp_outgoing_address 203.33.44.3 ip2 tcp_outgoing_address 114.66.77.9 ip3
squid -k reconfigure
Untuk selengkapnya silahkan Anda kunjungi :
waduh puyeng nih.gmana klo klik adsense pake proxi gratis soalnya saya punya puluhan proxi luar negeri