Mungkin topik ini sudah basi, dan sudah seringkali dibahas dan diulas baik itu di blog, website, forum bahkan milis. Namun, izinkan saya menuliskannya kembali tentang pengetahuan dasar keamanan wireless 2.4Ghz.

Gambar contoh keamanan wireless
Ada bermacam-macam metode keamanan wireless 2.4Ghz, yaitu :
WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah metode enkripsi wireless 2.4Ghz terlemah. Dimana hanya menggunakan 40-bit hingga 128-bit, dengan kata lain untuk 40-bit kita menggunakan 10 karakter sebagai kata kunci hexadesimal (0-9, A-F) dan untuk 128-bit sebanyak 26 karakter. Tidak bisa menggunakan symbol-symbol ataupun kombinasinya. WEP terbagi lagi atas : Open System authentication dan Shared Key authentication.
Wi-Fi Alliance tidak lama kemudian juga membuat sebuah protokol enkripsi untuk wireless 2.4Ghz yaitu WPA (Wi-Fi Protected Access) dan disempurnakan dengan WPA2. Dibandingkan WEP, WAP dan WAP2 bisa menggunakan symbol-symbol, maupun kata kunci membentuk kalimat. Hanya saja, tidak semua perangkat keras wifi dapat menggunakannya karena keterbatasan firmware.
Radius (Remote Authentication Dial In User Service) yaitu protokol akses terpusat, mulai dari authentication, authorization dan accounting (ototentikasi, otoritas dan pengelolaan akun) atau yang disingkat dengan AAA proses. Pengolaan wireless 2.4Ghz dengan Radius lebih kompleks, karena melibatkan server Radius, username dan password. Data-data disimpan didalam sebuah database atau pun active directory.
Terakhir, metode ini juga digunakan oleh MikroTik sebagai salah satu fasilitas hotspot login yang bisa diakses ketika terkoneksi. MikroTik akan menampilkan halaman login di web secara otomatis.
Untuk selengkapnya silahkan Anda berkunjung ke :
http://en.wikipedia.org/wiki/Wired_Equivalent_Privacy
http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi_Protected_Access
http://en.wikipedia.org/wiki/RADIUS
[...] Original post by mujie [...]