Haha.. pas lagi searching pada rame topik tentang script dan schedule (penjadwalannya) di Mikrotik. Topik yang bagus buat naikin ini blog ke mister gugel. Lagian habis itu pada rame maen copy paste trus masukin di blog-nya masing-masing tanpa menyertakan sumber?!. Ada juga yang ironis mengklaim blog-nya dengan banner kecil bertuliskan “tidak sembarang copy paste”, padahal nyontek persis sama, wtf ! Mudahan bukan Anda.
Silahkan Anda copy tulisan saya jika ada yang ingin diambil, tidak perlu menyertakan sumber juga tidak apa-apa, tetapi jangan suka mengklaim yah :). Ok, kita lanjut! Disini saya akan memberikan contoh untuk menghidupkan dan mematikan koneksi pelanggan pada jam tertentu di Mikrotik Router OS.
Misalnya IP Address pelanggan yang telah kita set dan kita berikan src-nat IP publik (diasumsikan tidak melewati proxy) di Mikrotik adalah : 172.168.1.0/30
1. Login ke Mikrotik OS Anda, lalu ketik :
system script
2. Ketik script untuk mematikan koneksi pelanggan ke arah publik:
add name=”pelanggan-off” \
policy=ftp,read,write,policy,winbox,password \
source={/ip firewall nat set [/ip firewall nat find \
src-address=172.168.1.0/30] disabled=yes}
3. Sedangkan script untuk menghidupkan koneksi pelanggan ke arah publik:
add name=”pelanggan-on” \
policy=ftp,read,write,policy,winbox,password \
source={/ip firewall nat set [/ip firewall nat find \
src-address=172.168.1.0/30] disabled=no}
4. Lalu, langkah terakhir adalah menentukan jam kapan pelanggan harus terkoneksi ke publik (internet) atau mematikan IP publik pelanggan yang telah kita masukan kedalam script tadi. Misalnya kita tentukan jam hidup koneksi pada pukul 09.00-14.30, sedangkan waktu matinya koneksi pada pukul 14.31 - 08.59. Cukup kita panggil nama scriptnya didalam schedule :
.. scheduler
add name=hidup09-1430 start-time=09:00:00 \
interval=1d on-event=pelanggan-on
add name=mati1431-0859 start-time=14:31:00 \
interval=1d on-event=pelanggan-off
Beres :). Selamat mencoba bos!. Lebih jauh tentang Mikrotik scripting silahkan ke link berikut :
thanks banget ya untuk infonya…
@Terzier : sama2
Sampean pinter mas, semoga trafik anda naik dan rank google juga naik.
salam kenal.
Trin infornya
@Warungdigital : hahaha Anda bisa saja, terima kasih atas doanya
mas aku minta scripnay nya untuk di copy di blok aku
aku sertakan nama mas kok tenang aja ,
boleh ya
om kena ajarin lah
@uu11 : silahkan, ga jadi majalah, thanks ya udah mampir
@s.eto : ajarin jurus bangau dengan jurus merpati ja lah hehehe…
[...] Timer On/Off Pada Mikrotik Diterbitkan 23 April , 2008 Mikrotik Asyik googling ketemu link dari Sdr Mujie, saya senyam senyum juga baca postingan dia, lengkapnya silahkan baca di SINI [...]
Gimana caranya agar script ini bisa digunakan untuk mematikan pelanggan setelah mencapai 50 jam koneksi per bulan. Dan dapat diaktifkan bila telah membeli voucher atau membayar kembali.
Sblmnya terimaksih
@yusuf : silahkan padukan dengan User Manager dari MT itu sendiri, maaf saya belum ada waktu untuk mencobanya dengan tanpa User Manager.
makasih banget mas tutorialnya…
sekalian minta ijin,mau taruh di blog saya..
thx
@harjo : sama2 mas Harjo, terima kasih telah mengunjungi blog saya dan ikut menyebarkan ilmunya. Insya Allah, pahala saya dan pahala anda semakin berbuah.
tengkyu om……mantab
waduh….. nuhun pisan Kang … bakalan sering nich .. berkunjung kita …
Sami-sami atuh kang Bilal, mangga tilanjutkeun
[...] :). Selamat mencoba! Source Mikrotik, network, Networking, [...]
trims info sharingnya, kami sedang membuat scheduling di mikrotik, dan ini sgt membantu sekali contoh2nya
Mas sebelumnya makasih utk scriptnya sangat membantu, tapi ada yang saya mau tanya, cara pengisian script diatas itu bagaimana sih?
contoh:
add name=”pelanggan-off” \
policy=ftp,read,write,policy,winbox,password \
ask ???:
itu ngetiknya di sambung atau di enter setelah :
add name=”pelanggan-off” \
trus lanjut :
policy=ftp,read,write,policy,winbox,password \
maaf saya newbie dan mau belajar
Kalo bisa ym saya di: sm_00_th9@yahoo.com
makasih.
@Arie : halo mas Arie, tanda \ berguna untuk command line yang terlalu panjang, sehingga bisa diletakkan pada baris berikutnya namun tetap di anggap sebagai 1 baris kesatuan. Silahkan ENTER setelah tanda \