Penjelasan singkat mengenai Lazarus yang saya terjemahkan bebas dari situsnya yaitu, Lazarus adalah kumpulan class library untuk Free Pascal yang mensimulasikan Delphi. Free Pascal sendiri adalah kompiler berlisensi GPL yang dapat berjalan diatas Linux, Win32, OS/2, 68k dan lain-lain. Free Pascal didesain untuk dapat mengerti dan mengkompilasi sintak-sintak Delphi, yang mana berorientasi OOP. Lazarus adalah bagian dari teka-teki yang hilang yang akan memperbolehkan Anda untuk membangun aplikasi seperti di Delphi disemua platform seperti diatas. Tidak seperti Java yang diusahakan untuk sekali tulis (coding) dan dapat dijalankan dimana saja, Lazarus dan Free Pascal diusahakan untuk dapat di tulis sekali saja dan dikompil dimana saja. Sejak saat kompiler yang sama terdapat dan tersedia disemua platform diatas yang berarti Anda tidak perlu untuk menulis kode ulang untuk menghasilkan produk yang sama di platform yang berbeda.
Dibagian akhir artikel yang terdiri dari 3 pages atau halaman ini, saya menyertakan kode sumber yang bisa Anda download atau unduh dalam bentuk kode milik Lazarus project untuk dipelajari dalam file terkompresi.
Kali ini, kita akan sama-sama belajar membuat sebuah aplikasi sederhana dimana nantinya akan menampilkan form kedua diatas dan ditengah-tengah form utama, dimanapun form utama berada dilayar seperti layaknya form about sebuah aplikasi profesional.
Yang diperlukan adalah :
a. Operating system atau sistem operasi seperti Windows / Linux / FreeBSD / MacOS.
b. Lazarus IDE versi 0.9.28 yang bisa Anda download atau diunduh dari Lazarus daily snapshots. Tidak disarankan untuk mengambil versi dibawahnya atau mengambilnya dari halaman depan website Lazarus karena mempunyai beberapa kekurangan atau bug.
Untuk membuat sebuah aplikasi sederhana sesuai dengan judul artikel, berikut adalah langkah demi langkah yang kita lakukan didalam Lazarus IDE :
1. Buat sebuah project baru dengan mengklik menu Project > New Project.

2. Dari dialog box “Create a new project” pilih Application dan klik tombol OK. Setelah itu Lazarus akan secara otomatis membuat sebuah form baru, dalam hal ini form utama yang bernama Form1.
3. Selanjutnya kita buat sebuah form baru, atau form kedua yang bernama Form2 dengan mengklik menu File > New Form. Lazarus secara otomatis akan membuat sebuah form.

4. Dari Object Inspector di sebelah kiri, pastikan Properties Form2 sudah terpilih. Rubah Height yang semula 300 menjadi 150 dan Width yang semula 400 menjadi 200, agar ukuran Form2 menjadi lebih kecil daripada ukuran Form1 (form utama).

5. Pilih Source Editor yang berada dibelakang Form, dan klik tab Unit1.

6. Dari “IDE speed button”, klik button Toggle Form/Unit sehingga akan memunculkan Form1.

7. Setelah itu dari “Component Pallete” pada tab “Standart” klik satu kali icon “TButton”, arahkan mouse pointer ke Form1 dan klik di sembarang tempat di Form1 untuk meletakkan sebuah button. Button otomatis akan dibuat oleh Lazarus dan diberi nama Button1.

Discussion
No comments for “Lazarus : Menampilkan ShowModal Form Ditengah Form Utama”
Post a comment