Saya senang untuk menemukan pengalaman baru dari sekeliling, seperti pengetahuan alam, teknologi informasi, musik maupun budaya. Nah, karena blog ini dikhususkan untuk menuliskan tentang hal-hal berbau teknologi informasi (baca: komputer), maka saya ingin berbagi hal baru juga buat rekan-rekan.
Pasti diantara rekan-rekan penggemar aplikasi perangkat lunak (software) pada umumnya dan aplikasi opensource pada khususnya , pernah berkunjung ke www.sourceforge.net atau www.freshmeat.net bukan? Walaupun kadang hanya sekedar melihat-lihat ataupun mencari update dari aplikasi yang terbaru. Karena memang sourceforge.net dan freshmeat.net adalah aplikasi source repository berbasis web.
Ceritanya, Tim Perdue, si pengembang awal sourceforge.net menjual sourceforge.net ke VA Linux Systems dan meninggalkannya pada tahun 2001 kemudian setelah itu Tim kembali ke bangku kuliah mengambil bidang astronomi dan pskikologi sambil membentuk GForge Group dan melepaskan kode GForge dalam 2 versi : sebagai opensource dan sebagai binary. Sebagai binary GForge akan menarik bayaran dan lisensi walaupun disana terdapat versi trialnya, sedangkan pada versi opensource diserahkan pada komunitas.
Saya pernah punya impian, bagaimana kalau pengembang aplikasi perangkat lunak di Indonesia dikumpulkan dalam satu wadah, dimana dalam satu tempat banyak sekali aplikasi terbuka yang dihost layaknya sourceforge.net atau freshmeat.net. Lalu apa bedanya dengan kedua penyedia jasa tersebut jika kita mempunyai hoster tersendiri? Bedanya adalah bahasa. Iya bahasa, dimana untuk konten mulai web depan, penjelasan aplikasi, dokumentasi hingga forumnya diharuskan menggunakan bahasa Indonesia. Tidak apa-apa untuk antarmuka, link atau tombol aplikasi tetap menggunakan bahasa Inggris, karena masalah kerancuan translasi bahasa yang memang aneh jika kita menggunakan tombol bertuliskan go diganti dengan bahasa Indonesia pergi.
Pages: 1 2
Discussion
No comments for “GForge : Katalog Opensource ala Sourceforge”
Post a comment